Final Part - Chapter 86

47 0 0
                                    

Chapter 86
Pukul 12.00 waktu asia bagian selatan
Hari pertama tracking.

10 tahun yang lalu, tepatnya waktu dikelas 2 SMA, gw sering melakukan perjalanan-perjalanan yang berbau dengan alam. Dulu, sejak pertama kali masuk SMA, gw masuk kedalam ekstrakulikuler pramuka dan sebagai konsekuensinya belajar ilmu-ilmu tentang pramuka udah jadi kegiatan gw setiap minggu. Gw bukan anak yang prestasi dibidang kepramukaan yang mencolok gak juga punya fisik yang bisa dibanggakan (kalau menurut gw sih masuk kategori cukup). Tapi dibalik itu semua gw tetap salah satu dari sekian banyak anggota yang aktif sampai akhirnya gw harus pindah sekolah ditahun ketiga bangku SMA.

Ada beberapa alasan yang bikin gw se-enggaknya "mau" ikut kegiatan ekstrakulikuler ditengah badai kemalasan yang menimpa anak SMA rata-rata. Menurut gw, waktu itu, pramuka itu bidang ekstrakulikuler yang kompleks, hampir semua ilmu dipelajari. Materi-materi tentang survival, materi tentang barisberbaris, materi membaca arah angin, materi membuat simpul, nilai kerjasama dan tolong menolong, dan banyak banget nilai lain yang gw pelajari dari sana. Dari sini juga gw ngerasa kalau kehidupan SMA gw jadi berasa lebih hidup.

10 tahun berlalu, banyak hal yang terjadi. Semenjak kepindahan gw di tahun ketiga bangku SMA, gw seperti terlepas dari segala macam kegiatan alam. Gw jadi anak yang lebih kekotaan dengan segala kebiasaan buruk yang biasanya mereka punya. Sekarang bahkan mungkin buat sekedar jalan 5 kaki 5 km aja gw udah gak sanggup. Itu cerita tentang gw, tentang lisa? Gw gak tau banyak cerita tentang kehidupan SMA dia, gw juga cuma tau beberapa bagian cerita tentang kehidupan perkuliahan dia, selama ini kenalpun gw baru tau kalau dia punya asma. Yang jelas adalah, semisal kalian punya temen cewek yang punya hobi naik gunung, punya hobi olahraga, punya hobi yang kelaki-lakian, kesan buat lisa berketerbalikan dari semuanya, vivi apalagi
"Ren, gw takut"

Gw masih inget perkataan lisa semalem di beranda penginapan. Gw tau dia takut, gw tau kalau lisa yang minta rencana ke nepal itu bukan lisa yang gw kenal, gw tau dari awal kalau lisa pasti mengalami satu hal pelik yang bahkan bisa memunculkan ide buat mencari gw dan mengajak pergi ke nepal. Ntahlah, mungkin emang dari awal dia takut. Mungkin dari awal rencana lisa buat ke Nepal ini cuma rencana pelarian dari masalah yang dia hadapin. Mungkin dari awal, kalau gw seenggaknya ngasih alternatif tempat tujuan lain, lisa mungkin dengan mudah setuju kalau sekedar diajak ke hongkong atau cina mungkin. Dan dia menutupi semuanya dengan kejutekan dan hal-hal lain yang tidak berhubungan dengan toleransi dengan alibi kalau dia sekarang udah berubah, padahal mungkin sedang menutupi ketakutan yang sedang dia alamin.

"Lu kok tega sih ninggalin tas gw? Gw udah capek nyiapin semuanya dari semalem!"

8 tahun yang lalu, dikampus waktu acara ospek berlangsung, lisa pernah nangis karena tas karung yang sudah susah payah dipersiapkan semalaman dengan bodohnya gw tinggalin dikosan (gw pikir tas lisa udah ada didalam tas gw karena gw berencana bawa barang seminimal mungkin buat ospek). Lisa marah waktu itu, padahal kita baru sore kemarennya kenalan dan saling membuat kesan baik. Sebagai hukumannya, gw dibawa ke kamar mandi, diadili disana, dicukur rambutnya, dicoret baju, dan ya semuanya pada akhirnya bikin gw nyesel dan tas yang udah gw bawa harus dipakai sama lisa. Setelah kejadian itu, gw dan lisa sempat terlalu dekat di awal-awal perkuliahan dan jadi sempat jadi anggota BEM bareng sampai akhirnya gw bertemu ami dan semua tentang lisa memudar. Begitulah kehidupan gw, semua datang dan pergi. Kehidupan ekstrakulilkuler, kehidupan lisa, kehidupan ami, kehidupan bibi, teman SD dan SMP yang sekarang jauh disana, Teman SMA yang tidak terlalu dekat, dan hampir semua tidak pernah kembali setelah pergi, kecuali lisa.

Lisa balik lagi, setelah hampir 4 tahun tidak saling berkabar, dengan segala cerita hidupnya. Lisa balik lagi setelah beberapa tahun yang lalu gw dan dia pernah jadi seksi dokumentasi acara dies natalis kampus bareng. Lisa balik lagi setelah beberapa tahun yang lalu gw dan dia pernah ngurusin acara ospek kampus bareng dan dia balik lagi setelah gw minta dia pergi karena ami pengen gw memutuskan semua hubungan gw dengan wanita-wanita. Hidup memang gak pernah bisa diprediksi.

Sekarang, gw dan yang lain sudah hampir mencapai titik start trecking untuk menuju tempat perhentian pertama. Lisa bilang, malam ini kita harus sudah sampe kedaerah yang namanya Uleri dan beristirahat disana dan diperkirakan bisa mencapai puncak poonhill di pagi hari ke-4. Poonhill, adalah salah satau dari sekian banyak rute tracking yang bisa dilalui buat siapapun yang ingin melakukan tracking dihimalaya. Rute Poonhill adalah rute yang paling populer untuk para tracker pemula karena letaknya gak jauh terlalu diketinggian (cuma 3500 M, mungkin setara semeru). Rute-rute lain yang populer adalah Annapurna, Machapucare, dan Daulagiri dari beberapa pegunungan yang ada di himalaya. Seenggaknya ini yang sekilas lisa jelasin tadi malam. Rute-rute Annapurna, Daulagiri, dan Machapucare bisa ditempuh dengan berbagai durasi berkisar antara 12-30 hari. Dan Poonhill sebagai rute populer menyajikan pemandangan ketiga pegunungan salju ini dari jarak dekat tanpa harus ikut mendaki kesana.

Cerita Kita Untuk Selamanya 2 : Harpocrates [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang