Final Part - Chapter 85

39 0 0
                                    

Chapter 85

"Namanya Bisman" lisa tiba-tiba berkata saat gw turun kebawah dan melihat dia sedang duduk dengan seorang cowok berwajah oriental dengan setelan jaket dan sepatu nike berwarna dominan orange di beranda. Lisa sepertinya sedang mengatur pembayaran fee cowok tersebut yang akan menjadi guide selama 4 hari kedepan."tadi pagi dia dateng setelah kemaren ditelfon sama yang punya penginapan. Gw udah ngomong ke dia, kayaknya dia baik jadi dia yang bakal jadi guide kita selama 4 hari kedepan."

"Atur aja" gw yang turun membawa satu tas kecil berukuran 15 liter berwarna hijau dengan merek eiger duduk disalah satu sofa yang masih kosong. "Berangkat sekarang? Apa masih ada yang harus disiapin?"

"Sebentar lagi" lisa menjawab singkat sambil memencet angka di kalkulator."vivi masih siap-siap, budi mana?"

"Bentar lagi juga turun" gw menjawab dan mengeluarkan rokok dari kantong celana gw."tapi gak tau ya kalau nungguin vivi dulu"

"Oh lupa" lisa tiba-tiba berhenti memencet angka di kalkulator dan memperkenalkan gw dan Bisman. "Bisman, this is my friend, his name is Rendy"

"Oooo Raendy?" bisman menjawab dengan logat campuran antara china dan asia selatan. "Nice to meet you, you come from indonesia too?"

"Rendy, with an "e" not "a"" gw menjawab sambil sedikit tersedak asap rokok mendengar bisman memanggil nama gw untuk pertama kalinya. "Yes, i am come from Indonesia too, we are come from Indonesia"

"I see" bisman menjawab sambil tersenyum. "But why you look like a nepali? Can you speak in nepal language? Have we ever meet before?

"No no" gw menjawab sambil menahan tawa. "This is my first time, maybe the last one too, come to nepal. I never learn about nepali language and of course we never meet before. You want a cigarrette?"

"Yes, please" bisman menjawab dengan antusias dan mengambil rokok yang gw tawarkan. "You guys like so familiar to me, this is my first time being a guide for indonesian, mostly i am guided chinese or europe touris"

"Bisman, we will pay you 4000 rupee, is it okay?" lisa yang sudah menyelesaikan proses perhitungan sekarang mempersiapkan sejumlah uang untuk dibayarkan ke bisman. "But as a down payment i will give you 2000 rupee, the rest will be paid after the tracking is done."

"Deal" bisman menjawab tanpa pikir panjang. "Its okay, as long as i can help you guys"

"Thank you, here your money, take it, we have to wait 2 others friend of mine before we go, they should have finish their preparation in a minute" lisa menjawab sambil memberikan uang kas yang sudah dikumpulkan sebelumnya kepada bisman. "Nanti kita kumpulin uang kas lagi ya, ren"

"Iya lisa" gw jawab santai sambil menghembuskan asap rokok. "Gw boleh kewarung dulu? Mau beli rokok"

"Jangan lama-lama" lisa menjawab. "Didepan juga udah ada jeep yang bakal nganterin kita ke titik start treking, jadi sebelum lu bingung nanti kenapa didepan ada jeep dan ada pertanyaan lain tentang kita berangkat pake apa jadi mending gw jelasin sekarang"

"Okay" gw jawab sambil berdiri. "Gw beli rokok dulu ya."

"Raendy, where do you want to go?" bisman tiba-tiba memanggil gw dan bertanya tentang apa yang akan gw lakukan. Tiba-tiba gw baru tersadar kalau apapun yang gw bicarakan dengan lisa bisman tidak akan mengerti. "You want to buy something?"

"Yes, i want to buy some cigareetes" gw jawab sambil menolehkan kepala sedikit kebelakang. "I afraid i cant buy it once we start our treking"

"No no." bisman menjawab "there are a lot of small shop in our track, you can buy a cigarretes, fruit, some chocholate, drink there."

"Really?" gw menjawab "okay, help me to buy later, bisman"

"Sure" bisman menjawab singkat.

"Lis, semua udah siap? Gak ada yang ketinggalan?" vivi tiba-tiba menjulurkan kepala di tangga dan memanggil lisa dengan suara yang antusias. "Gw sama budi udah siap turun"

"Coba periksa lagi vi, dikamar siapa tau ada yang ketinggalan" lisa menjawab sambil memeriksa barang-barang yang ada disekitar dia."Ren lu udah semua barang-barangnya?"

"Udah lis" gw menjawab sambil kembali menuju tempat duduk untuk duduk kembali. "Gw cuma bawa beberapa baju, satu jaket cadangan, alat mandi, obat, sama snack, udah cukup"

"Oke" lisa menjawab perkataan gw "gw juga cuma bawa beberapa barang aja, agak banyak sih, satu ransel 60 liter buat berdua vivi, nanti ransel itu bisman yang bawa."

"Lah?" gw bingung dengan perkatan lisa. "Emang bisman gak bawa apa-apa?"

"Gak tadi gw udah nanya" lisa menjawab. "Gw gak kuat rendy kalau harus tracking bawa-bawa ransel besar-besar"

"Bud, kata lisa coba periksa dikamar masih ada yang ketinggalan gak?" suara vivi terdengar agak sedikit berteriak untuk memanggil budi yang masih berada di kamar. "Sekalian bawain turun ranselnya karena kita udah mau berangkat"

"Iya tunggu bentar" suara budi agak terdengar jauh menjawab perkataan vivi. "Bentar lagi gw turun"

Sekarang di beranda, semua hampir berkumpul dan beberapa menit lagi perjalanan untuk tracking akan dimulai.

Cerita Kita Untuk Selamanya 2 : Harpocrates [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang