56 |

210 49 20
                                    

  Hari ini ujian semester dimulai.

Koridor tampak sepi dan terlihat cukup hening sebab seluruh siswanya tengah melaksanakan ujian. Mereka terlihat begitu fokus kengerjakannya. Meski tak semuanya yang mengejarkan, ada beberapa orang yang menyontek. Entah itu bertanya, menoleh pada kolong meja, atau bisik-bisik tetangga bersama teman sebangku.

  Pasti diantara kalian ada yang pernah ngalamin waktu-waktu dimana ketika si pengawas keluar ruangan, disitu riuh seketika terdengar. Iya kan?

  "20 menit lagi ya waktunya," ujar si pengawas yang dikenal bernama Min Yoongi. Guru tampan yang memiliki senyuman manis, namun dikenal bengis ini mendapat jadwal mengawas di kelas Jaerin pagi ini. 

   Percayalah, jika waktu itu sudah disebutkan, mendadak suasana ruangan menjadi tegang.

  Mereka menoleh kekanan dan kekiri, mengode atau melakukan hal lain untuk meminta contekan pada teman. 

  "Jake nanya dong, ini jawabannya apa?"

  "Rin, 5 doang lah."

  "21-25 dong!"

  "Jangan ganggu gue, gue lagi bertapa minta hidayah."

  "Sunghoon bangun, ulangan bege!"

  "Bi, 13,14,15!" Eunbi langsung membuka jawaban ujiannya ketika Jihoon yang duduk disebrangnya bertanya. 

  "BCD."

  "Gue nanya anjir, bukan ngebacod! "

  "Siapa juga yang ngebacot, emang jawabannya BCD."

  "Oh.. Makasih."

  Tolonglah... Ini ujian. Dan bapak Yoongi terhormat ada di depan sedang memperhatikan. Tapi mereka dengan nyantuynya ribut minta contekan. 

   Padahal, disitu soalnya pilihan ganda semua, tanpa esay. Jadi seharusnya mereka tak terlalu pusing buat mikir apa jawabannya sebab sudah tertera disitu. Tapi percaya gak percaya, segampang-gampangnya pilihan ganda, kalo soalnya 50 dan satu soalnya teks nya banyak kaya pelajaran bahasa indonesia, itu bukan gampang namanya, tapi blenger yang ada. 

   Hanya bermodalkan bantuan kancing dan teman yang baik hati, juga langkah terakhir ingat kata Jeno sama Haechan. Kalo mentok mikir, pilih C atau ga D. Ga peduli sama hasilnya, yang penting cukup ingat, kerjakan dan lupakan. Oke, bye.

    "Waktu mengerjakan sudah habis, ayo kumpulan dan istirahat!" ujar bapak Yoongi lagi sembari melirik jam tangannya yang melingkar di lengannya. Lantas, maju menyusuri bangku untuk mengambil jawaban ujian.

   Langsung pada heboh denger waktu mengerjakan sudah habis. Ada yang sudah mengumpulkan, ada juga yang masih ribut nyari jawaban. Dahlah pusing mending langsung istirahat, keluar.

   "Ancur banget ulangan gue kali ini," ucap Eunbi begitu keluar. Gak ada henti-hentinya dia mengeluh perihal ujian tadi. 

  "Emang susah Bi soalnya?" tanya Jake.

  "Harusnya mah enggak. Cuma gue mendadak amnesia gak bisa nginget apa yang udah gue pelajarin semalem."

  "Kaya semalem belajar aja lo." Jaerin mencibir.

   "Heh gue belajar ya!"

   "Apaan, semalem lo maraton Penthouse juga," balas Jaerin yang langsung membuat Eunbi mencebik. 

  "Hai hello annyeong yeorobun..." Dengan senyum manis nya Jiseo datang nyamperin mereka—Jaerin, Jake dan Eunbi—yang lagi duduk dikoridor. 

   "Gak usah berisik bisa gak sih," dumel Jaerin. Merasa risih sama Jiseo. 

Kosan Bu Suzy | EnhypenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang