34 | Mixed Up 2

448 106 54
                                    

Happy Reading^o^

________________________________________

Sendirian, sepi, dan terasa dingin pula angin malam yang berhembus menerpa kulitnya. Terduduk, dengan hanya di temani sekaleng minuman kopi yang sudah hilang isinya. Itulah Jake.

Sepulang dari festival, dia gak ikut teman-trmannya yang lain masuk ke dalam kosan buat istirahat. Dengan masih memakai pakaian yang sama, belum sempet ganti, Jake terduduk di bale seorang diri.

Belakangan ini banyak pikiran yang memenuhi kepalanya. Mulai dari kegiatan sekolah, keluarga, kehiduapannya dan.....

Jaerin.

Hhhh... Mendesah kasar, Jake gak tau kenapa bisa dia harus memikirkan cewek itu. Belum lagi di tambah dengan Sunghoon.

Ayolah Jake, ini bukan diri lo.

"Hei " atensinya langsung teralih saat mendengar seseorang menyapa. Jake lekas menolehkan pandangannya, dan mendapati Eunbi yang menghampirinya.

"Hei..." balas Jake. Eunbi ikut duduk di sampingnya.

"Kok masih disini? Gak istirahat?"

"nyari angin dulu"

"Gue temenin ya. Kasian sendirian, nanti kesambet ga ada yang tau." celetuk Eunbi yang langsung membuat Jake ketawa.

"ya gak gitu juga"

Eunbi juga ikut ketawa, namun setelahnya dia mendesah panjang.

"kenapa?" tanya Jake.

"engga papa" jawab Eunbi seraya menggeleng pelan.

"mikirin Jaerin ya? Atau mikirin Jeno?"

"kok Jeno, sih? Siapa ya? Gue gak kenal"

"ohhh gitu ya sekarang"

Eunbi kembali ketawa, "gak ih becanda. Tapi gue masih nyesek sama si Jeno"

Agaknya Jake terkekeh sama ucapan Eunbi barusan, lalu ikut ketawa setelahnya, "udah gak usah di pikirin. Biarin aja. Dia udah bahagia sama dunianya. Lagi pula lo bisa nyari pengganti yang jauh lebih baik dari dia, ya kan?"

"hmm" Eunbi cuma bergumam. Yakin gak yakin sama jawabannya. Sedangkan Jake semakin terkekeh di buatnya sembari mengacak rambut yang ter uirai itu dengan gemas.

Entahlah, perasaan tadi hilang gitu aja.

"Jaerin ada ngabarin?" tanya Jake kemudian. Eunbi lekas menggeleng. "engga ada. Jaerin belum ngabarin apa-apa" Jawab Eunbi. Jake ngangguk paham.

"semoga abangnya gak papa"

"gue harap juga gitu. Tapi gak tau kenapa, sejak tadi perasaan gue gak enak. Gue kaya ngerasa, bakal ada sesuatu yang pergi"

"jangan ngomong gitu" Jake menepuk pelan bahu Eunbi, sekedar menenangkannya. "kita berdoa aja yang terbaik buat Jaerin dan abangnya"

"gue gak nyangka ternyata lo se soft ini jadi orang. Boleh gak kalo gue bilang, gue suka sama perhatian lo yang kaya gini?"

"uhmm?"

  "uhmm?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kosan Bu Suzy | EnhypenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang