50 | Salah Paham

420 86 95
                                    

Mau kasih tau sebelumnya,  part ini rada panjang. Jadi jangan lupa siapin cemilan dulu:)
Happy reading^^

_____________________________________

Apa yang sering kalian lakuin setiap malam hari? Mungkin, ada sebagian orang yang memilih untuk langsung mengistirahatkan tubuhnya, ada yang lebih memilih untuk bersantai menonton tv, main hp, ataupun nonton drakor. Ada juga yang memilih untuk keluar, menongkrong, nyari makan, ataupun hal lainnya. Jadi kalian termasuk yang mana?

Jika diantara kalian ada salah satunya, tapi untuk Jaerin sama sekali gak termasuk dalam hal itu semua.

Kalo di jelasin, aslinya Jaerin itu termasuk ke dalam orang yang suka menongkrong. Kaya kalong dia mah suka keluyuran malem-malem. Akan tetapi mungkin, saat ini kebiasaannya itu gak berlaku dulu.

Justru sekarang Jaerin lebih memilih buat duduk seorang diri di gazebo yang ada di kosan sembari terus membenturkan pelan kepalanya ke tiang. Pandangannya terlihat begitu kosong ke depan, seperti sama sekali tak ada kehidupan. Atau lebih jelasnya, seperti tengah banyak pikiran.

Iya, memang benar. Jaerin memang tengah banyak pikiran. Sudah ada hampir sejaman dia duduk disana, terus membentukan kepalanya ke tiang, sebab terus kepikiran dengan obrolan terakhir dirinya dengan Jiseo. Dan....




Eunbi.



"Eunbi. Lagi ngapain lo di situ? "

Jaerin maupun Jiseo terpaksa menghentikan obrolannya saat mendengar Yeseul berseru. Keduanya buru-buru keluar dari kamar Jaerin, dan benar, dilihat, ada Eunbi disana. Berdiri membeku di samping pintu, seperti tertangkap basah melakukan sesuatu.

"E-Eunbi?"

"Ah M....mmm." Eunbi bersikap canggung sekaligus gugup.

"Lo ngapain? " Tanya Jaerin. Eunbi langsung menoleh ke arahnya. Namun tatapan yang diberikannya sedikit berbeda saat menatap Jaerin, terlihat sedikit dingin.

"Bi? "

Eunbi gak ngehirauin panggilan Jaerin. Dia bersikap acuh, lantas pergi begitu saja dari hadapan ketiga temennya. Masuk kedalam kamarnya sembari membanting pintu, membuat mereka semua tersentak.

"Lah ngapa bocah?" ucap Jiseo yang bingung sama kelakuannya.

"Eunbi denger ya? " Jaerin membatin.

"Kenapa sih? " tanya Yeseul heran.

"Gak ada papa. Lagi kedatangan tamu mungkin, jadi rada sensi, biarin aja," ucap Jiseo gak peduli.

"Bukan."

"Eh? "

"Kayanya Eunbi denger deh."

"Apanya?"

"Kalian lagi pada ngomongin apaan sih? Gue gak konek anjir! "Umpat Yeseul.

"Seo, " Jaerin langsung menatap Jiseo sambil mengerut. "Gue harus gimana? Eunbi denger. "

"Denger apa sih, Rin? "

"Eh sumpah kalian ngomongin apaan setan!" Umpat Yeseul lagi.

"Eunbi denger obrolan kita. Soal gue dan Jake. Eunbi itu suka sama Jake, Seo. Itu juga alasan gue gak bisa buat ngebales perasaan Jake, sebab Eunbi suka sama dia."

Jiseo maupun Yeseul langsung di buat terpaku. Keduanya terdiam dan saling melempar pandang satu sama lain. Akan tetapi kemudian......

"Ha.. Ha.... Ha."

Kosan Bu Suzy | EnhypenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang