139 : Genosida

1.3K 177 23
                                    

Hercules berlari dengan cepat, mendobrak apa pun di depannya. Hingga tidak sengaja, ia menabrak seoarang orc bertubuh kekar sambil membawa kapak bermata satu besar di tangannya. Hercules dan orc itu saling terhempas.

Orc tersebut segera berdiri dan akan menghampiri kepala sukunya yang sekarang sedang berhadapan dengan empat orang musuh. Ia juga melihat Mathilda, wanita penyihir yang menjadi sekutu mereka, terikat kuat dengan tambang.

Tapi, Hercules menghalanginya. Ia tidak mau kesenangan Erix dan teman-teman yang lain terganggu. Di samping itu semua, ia juga ingin bersenang-senang setidaknya dengan orc ini.

Sepertinya ia bukanlah orc biasa. Dari perawakannya, yang berotot kekar dengan taring graham bawah mencuat ke atas, Hercules bisa merasakan kekuatan besar di dalam jiwa orc ini. Bagaikan petarung veteran yang tangguh.

"Kau tetap di sini," ucap Hercules.


*****

Cerita selanjutnya bisa dibaca dalam bentuk buku cetak.

Cerita selanjutnya bisa dibaca dalam bentuk buku cetak

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


_____________________________

Selesai!!! Waktu kosong sangat sempit, ini sedikit mengecewakan.

Setidaknya, bisa update sudah bisa bersyukur

Silahkan di komentari sesuka kalian

Bertemu lagi di capter selanjutnya, bye

Dungeon HallowTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang