83 : Kejutan Pangeran Iblis

1.6K 164 88
                                    

Kedamaian dan ketentraman menyelimuti Kota Hardov. Aroma keramaian dan kesibukan rakyatnya membuat kota ini terasa jauh lebih hidup. Tidak ada lagi ketakutan dari warga yang cemas akan serangan pasukan Raja Iblis karena semua dungeon di negara ini sudah disucikan.

Beberapa hari telah berlalu setelah penyucian Dungeon Raptor, meski aksi heroik Dungeon Hallow Party dan Beast Best Party tidak diketahui oleh siapapun, kecual beberapa orang yang terlibat. Pangeran Aaron memilih untuk merahasiakan peristiwa bersejarah itu. Namun, Yuhka tetap memiliki wewenang untuk mecatat semua kejadian itu di sebuah buku perjalanan hidup dari Erix Arthur.

Hari-hari yang damai ini, Erix dan teman-temannya habiskan dengan berburu hadiah dari quest di Guild Shensin.

Dari semua quest-quest berhadiah yang ada, terdapat dua quest yang sangat penting dengan total hadiah yang sangat menggiurkan. Yaitu mencari 15 anak yang hilang. Kelimabelas anak itu lenyap secara misterius dalam waktu dua minggu terakhir. Semua prajurit yang bertugas mencari tidak bisa menemukan mereka, bahkan Kapten Rowd menurunkan ratusan personil. Namun, hasilnya tetap nihil.

Sedangkan quest menarik yang kedua adalah mencari Galdellei Markov yang berhasil melarikan diri dari penjara istana. Mantan Wakil Perserikatan Shensin Ardesdale itu, berkhianat dengan bergabung dan menjadi bawahan Raja Iblis. Dan sekarang, ia bebas berkeliaran di luar sana tanpa ada yang tahu apa yang akan dia lakukan kedepannya.

Statusnya yang masih buronan membuat beberapa orang di kota merasa cemas dan ketakutan. Berharap sang buronan segera tertangkap dan dihukum.

Awalnya, Pangeran Aaron merasa senang setelah disucikannya semua dungeon di kerajaannya. Itu berarti kerajaannya telah terbebas dari dekapan Raja Iblis. Sehingga ia bisa memfokuskan pasukan untuk dikirim ke perbatasan. Numun, semua itu sirna setalah mendengar kabar kalau Galdellei Markov berhasil kabur.

Baginya, orang ini sangat berbahaya mengingat dia ingin menaklukkan negri ini untuk dijadikan miliknya sendiri. Karena itulah dia mengerahkan semua pasukan untuk mencari penghianat itu di seluruh wilayah Ardesdale.

*****

Hari ini, Erix dan Haruka menemani Bibi Izumi untuk berbelanja beberapa hal di pasar. Mereka menghampiri satu kios ke kios lainnya. Berbelanja sayur, buah dan beberapa bahan-bahan pokok lainnya.

Sebenarnya yang lebih cocok melakukan tugas ini adalah Selina karena dia satu-satunya orang yang memiliki body bag di rumah. Namun, sayangnya Selina dan Lucius sedang berburu Babi Hutan yang mengamuk di hutan barat. Dan akhirnya, Erix menerima beberapa kantong belanjaan yang berat di tangannya sekarang.

Tiba-tiba, tanah berguncang, seluruh kota bergetar hebat. Beberapa bangunan dan jalan retak seketika. Pasar yang tertata rapih itu, sekarang kacau dengan barang dagangan yang berhamburan. Tiang-tiang lampu roboh dan menimpa kios di sekitarnya.

Erix dan Haruka segera menyelamatkan Bibi Izumi yang tampak ketakutan, membawanya ke tanah lapang untuk menghindari dari puing-puing bangunan.

"Ada apa ini?" kata Erix bertanya-tanya.

Terakhir kali gempa terjadi yaitu saat Dungeon Rumah Fantasma Amity akan menyerang. Namun, guncangan yang ini jauh lebih kuat. Memberikan tekanan dan teror menakutkan. Rasa aman yang dirasakan beberapa hari terakhir, seketika sirna akan datangnya gempa tersebut.

Jiwa Erix bergetar, seakan ada sesuatu yang sangat besar dan berbahaya mengintai kota ini. Ia merasakan suatu firasat yang aneh. Seperti sepasang mata yang mengintip dari sisi tergelap.

Tiba-tiba, dari arah timur, meluncur hebat ke langit sebuah sinar yang sangat terang. Sinar itu memacarkan cahaya merah darah yang bahkan lebih terang dari cahaya matahari.

Saat sinar itu menghantam atmosfer, tercipta pusaran hitam yang sangat besar di angkasa, dan dalam sekejap menutup langit Hardov.

"Dari mana asal cahaya itu?" tanya Erix dalam gumamnya.

"Sepertinya dari arah istana," jawab Haruka yang mendengar gumam tersebut.

"Firasatku buruk tentang hal ini," kata Erix lagi.

Erix dan Haruka terdiam. Mereka bingung, tidak tahu harus melakukan apa.

"Pergilah, kalian harus memeriksanya," ujar Bibi Izumi.

"Kami tidak akan meninggalkan Bibi di sini sendirian," jawab Erix serius.

"Biar aku yang menjaga Ibu, kalian pergilah," kata seorang laki-laki yang tiba-tiba muncul.

"Kak Yura!" seru Haruka.

"Aku serahkan padamu, Yura. Haruka, ayo!" Erix dan Haruka meninggalkan Bibi Izumi bersama anak sulungnya, Yura, dan bergegas menuju sumber cahaya.

Saat ini, pilar cahaya itu terlihat semakin besar dan berbahaya. Menghujam langit dan menciptakan badai di angkasa. Pusaran awan hitam menggelapkan langit disertai percikan petir yang menggelegar.

Tidak sengaja, mereka berpas-pasan dengan Meyfa Kimberlie yang juga tampak tergesa-gesa. Wanita cantik serba putih itu juga berlari ke arah sumber pilar cahaya.

"Master, apa yang terjadi?" tanya Haruka.

"Aku tidak tahu. Tapi dari istana aku merasakan sihir hitam yang sangat besar," jelas Meyfa Kimberlie.

Tiba-tiba, mereka bertiga merasakan hentakan energi yang sangat kuat pada tubuh mereka. Bukan serangan fisik, melaikan karena ada sebuah energi lain yang menekan jiwa mereka. Yang merasakan hal ini bukan cuma mereka bertiga, tapi semua shensin di sana. Bahkan manusia biasa tergeletak pingsan tak berdaya.

"Apa ini? Kengerian apa ini?" kata Erix, entah mengepa tubuhnya gemetar.

Berbeda dengan dirinya, Haruka dan Meyfa terduduk lemas. Seakan jiwa mereka tersedot dalam lubang kengerian.

"Hei! Lihat itu!" seseorang berteriak dan menunjuk ke langit.

Erix, Haruka, Mayfa dan semua orang di sana menatap ke langit. Menatap arah yang di tunjuk laki-laki itu.



________________________

Kelanjutannya bisa baca dibukunya ya ^^

Kelanjutannya bisa baca dibukunya ya ^^

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dungeon HallowTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang