Part 6

2.1K 70 1
                                          

♡♡♡♡

Kringg....
Kringg....
Kringg....

Alarm terus berbunyi, namun aletta tetap saja belum bangun. Tidur dengan nyenyak membuat tidak ingin bersekolah hari ini. Dengan keadaan cuaca yang dingin dikarenakan hujan semakin membuat aletta nyenyak dalam tidurnya.

Tok tok tok

"Alettaa.., bangunn." ucap ayahnya

"Aletta bangun sayang, sholat subuh." ucap ayahnya sambil terus mengetuk pintu kamarnya.

Cklekk...
Pintu kamar ternyata tidak ia kunci. Aletta terlihat sangat nyenyak tidur sehingga alarm berbunyi dengan nyaringpun ia tetap saja tidak bangun.

"Letta, bangunn.. sholat subuh." ucap ayahnya yang menggoyangkan oelan badan letta.

"Kamu tidur jam berapa sih? Ngantuk banget kayaknya."

"Hmm." sahut letta dengan suara yang sangat malas untuk menyahuti ayahnya

"Bangun, ayoo. Mandi, sholat subuh terus siap-siap sekolah."

"Iyaa..," ucap letta yang kini duduk dengan mata terpejam

"Kamu tidur jam berapa sih tadi malam? Kan ayah bilang jangan begadang."

"Aku gak begadang yah, aku kecapean. Aku tidur jam setengah sepuluh tadi malam." sahutnya yang kini bangkit dan segera menuju kekamar mandinya.

"Yaudah kamu sholat baru mandi terus siap-siap sekolah. Ayah anter."

"Iyaa.." sahutnya dengan teriakan darj kamar mandi.

Setelah Aletta selesai sholat subuh, kini ia segera mengenakan seragam sekolahnya. Jam kini sudah menunjukkan pukul 6.15, masih lama untuk segera berangkat sekolah.
Alettapun menyempatkan diri untuk membuka Aletta 2002 nya untuk menuliskan ceritanya yang belum sempat ia tuliskan.

Aletta 2002

Haii..
Lama banget aku gak nuliskan cerita aku kesini. Enggak lama sih hhe, tapi aku harus bener-bener cerita kesini. Jadi aku kemaren senenggggggggg bangettttttttt! Kehitung gak tuh seneng aku hheee..
Jadi hari ini aku bakalan nulisin cerita aku yang panjanggggg.. jadi harus sabar yaaa.. :)
Jadi, kemaren aku dianterin lagi sama dayat. So?? I am so happy. Bcs dia sendiri lagi yang ngajakin aku buat pulbar. Awalnya kak dio sih yang ngajakin buat pulbar, tapi tiba2 dayat suruh aku buat nungguin dia and than dia ngajak pulbar.

Habis pulbar, dijalanan kan macet tuh. Dia ngajakin aku buat makan nasi goreng and than aku gak ada duit disitu ternyata oh ternyata dia bayarin aku... Habis itu dia nganterin aku pulang kerumah. Tapi dirumah ayah sama kak litha blm pulang, rencana aku mau nungguin didepan rumah tp ternyata dayat ngajakin aku kerumah diaa...
Dan disitu aku tau rumah dia. Aku juga ketemu mama dia sama adik diaa "wawa namanya" cantik aku suka. Mamanya sangat baikk aku jg suka. Ternyata dayat itu orang bandung. Hmm kalem banget dong aku mikirnya, tapi dayat mah cuek orangnya. Tapi dia suka tiba2, aku suka tiba2 diaa...
Oke udah dulu deh ceritanya.. udah abis wkwkwk.. Aku mau sarapan terus sekolahh byeee 2002

-Aletta 2002

"Ayo sarapan dulu." ujar ayah letta sambil menyuap nasi goreng.

"Kakak mana?" tanyanya sambil menyendok nasi goreng kepiringnya.

"Udah berangkat jam 6 tadi."

"Ngapain berangkat jam 6, awal masuk dia berangkat jam 9 kemaren jam setengah tujuh terus hari ini jam 6 oke besok jam 5 berangkat kali ya udah."

Aletta ✔ [ COMPLETE ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang