Part 38

1.1K 41 0
                                          

Happy Reading

Senyuman tidak henti-hentinya terukir dibibir Aletta. Sungguh ia sangat senang, saat mendapati chat dari dayat yang akan mengajaknya jalan malam ini. Entah ada angin apa, dayat kini sudah mulai menegur dan tidak cuek kepadanya. Hmmm

Langit sudah mulai berubah. Langit sore yang indah untuk hari ini. Aletta segera mandi untuk membersihkan dirinya dari keringat yang lengket dibadannya. Tidak perlu terlalu lama, kini ia sudah selesai mandi dan segera mengeringkan rambutnya.
Membuka lemari, dan mengambil baju kaos putih yang terdapat motif bunga disana.
Hanya pakaian simpel yang ia kenakan.

Rambut kering yang sudah siap untuk ia catok. Merapikan beberapa rambut nakal yang berdiri.

Tok Tok Tokk

Ketukan pintu kamar membuatnya menoleh dan bergegas membukakannya.

"Hadu hadu hadu, cantik banget." Rayu reyhan yang berdiri diambang pintu kamar letta. Tanpa menjawab, Aletta hanya tersenyum dan kembali duduk dimeja riasnya.

"Yakin beneran diajak jalan? Pas di prank gimana?" Ucap reyhan yang sontak saja membuat aletta terdiam sejenak. "Tapi, kalau dia prank kamu. Kamu datengin aja rumahnya. Gedor-gedor." sambung reyhan yang membuat Aletta terkekeh.

Sejenak Aletta memikirkan ucapan reyhan barusan. Ragu..
Akhirnya, ia mengambil ponselnya dan mulai mengetik beberapa pesan yang akan ia kirimkan kepada dayat.

Dayat

Aletta : Beneran ngajak jalan kan?

Ia menarik nafas panjang dan menghembuskannya pelan. Berharap dayat akan segera membalas dengan kata "iya beneran.."
Getar ponselnya membuatnya langsung mengusap layar dan melihat pesan masuk. Dan benar saja, dayat sudah membalasnya.

Dayat

Aletta : Beneran ngajak jalan kan?

Dayat : Kira boongan?

Aletta : Siapa tau lo prank gue..

Dayat : Udah. Siap siap aja lo sana

Aletta : Udah siap..

Dayat : Bagus. Gak lama gue nungguin lo..

Alettapun tersenyum lebar. Ia sangat yakin, bahwa dayat bukanlah tipikal seseorang yang suka bercanda. Kini ia hanya perlu menunggu dayat menjemputnya.

"Gak prank?" tanya reyhan yang duduk disofa kamar aletta.

"Enggak," sahut Aletta yang tidak dapat menyembunyikan senyumannya.

"Seneng banget." Tanpa menjawab, Aletta hanya tersenyum menampilkan deretan gigi ratanya.

"Aku besok balik ke jogja."

"Hah?" Mendengar ucapan reyhan barusan, membuatnya berdiri dan ikut duduk disebelah reyhan. Menatap wajah reyhan yang terlihat begitu sendu.

"Kok cepet?"

"Kan udah seminggu." sahutnya sambil mengusap pelan rambut Aletta. "Lagian acara pensi itu udah cuman 3 hari. Dan aku udah ijin 2 hari gak masuk."

Aletta ✔ [ COMPLETE ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang