Part 55

1K 54 0
                                          

Hai guyss👋... Part 55 nih, happy and enjoy reading this story. And thank you for you're support 😉+✌.


Tap diatas, buat nemenin kalian. Enjoyyy🤘

Happy Reading.

"Maa, beneran nih udah cantik?" tanyanya sambil terus menatap penampilannya dipantulan kaca.

Mamanya tersenyum lalu menyisir rambut panjang Aletta "Alwayss.." ucapnya.

Aletta tersenyum.
Oke, hari ini ia akan pergi ke acara wisuda Cakra si abang dari Dayat. Ia deg degan, takut penampilannya menor, norak atau bahkan ketinggalan jaman.

Sepertinya bukan ketinggalan jaman. Pakaiannya kali ini sangat anggun, cantik, dan pakaian yang ia gunakan ialah kebayak modern. Rambut yang di kepang sedikit dibagian atas dan ujung rambut yang di curly. Oh bayangkan lah, sangat cantik.

"Gimana? Cantik kan dandanan aku?" tanya kak tata dengan senyuman lebarnya.

"Banget. Rambutnya juga cantik." ujar mamanya sambil merangkul kak tata.

"Thank you.." sahut tata

Tok tok tok..

Pintu berbunyi, matanya menyorot kearah ambang pintu. Ayah nya berdiri disana, mengulas senyuman dan seperti ingin menyampaikan sesuatu.

"Dayat dibawah tuh mau jemput tuan putri katanya." ucapnya dengan kekehan.

"Yah, plis jangan alay." ucapnya sambil memasukkan ponselnya kedalam tas dan memasang sepatunya. "Ya udah, letta berangkat ya ma, yah, kak. Assalamualaikum."

"Waalaikumsalam." sahut mereka bersamaan.

Melangkah menuruni anak tangga. Sepatu yang ia gunakan juga tidak terlalu ribet. Ia tidak ingin keribetannya membuat orang lain terganggu.
Matanya menatap dayat yang duduk disofa ruang tamu, ia tersenyum melihat Aletta. Bahkan sama halnya dengan aletta, ia juga mengulas senyuman yang begitu membuat dayat terbuai. Bahkan sebaliknya.

Untuk hari ini, apa yang dayat gunakan?
Hari ini, dayat mengenakan jas dengan dalaman baju kaos. Celana hitam dan sepatu snikers. Satu lagi, dayat sangat ganteng dengan rambut warnanya. Uh!! Kenapa ia semakin ganteng sih?! Dan hal ini, yang Aletta lupakan saat memuji dayat tadi malam. Rambut barunya yang baru bisa dilihat dengan jelas disiang hari.

"Gue norak gak?" Itu yang dilontarkan oleh Aletta pertama kali saat berdiri didepan dayat.

"Enggak. Natural banget gak menor. Dann, cantik." pujinya.

Aletta tersenyum malu, ia hanya menaikkan sebelah alisnya sebagai penenang agar dirinya tidak salting ditempat "Loe juga, keren." balasnya

"Gak ganteng?" tanya dayat saat mereka sudah melangkah keluar rumah.

"Dikit." ujar aletta namun ia menyembunyikan senyumannya. "Yaudah kuy, nanti telat." seru aletta lalu masuk kedalam mobil dayat.

Perjalanan mereka tidak terlalu garing. Banyak yang dayat ceritakan, dan banyak yang aletta tanyakan. Ketawa bahkan mengisi suasana mobil. Yaa, begitulah apabila orang receh bergabung. Semut lewat pun, mereka tertawa..

Aletta ✔ [ COMPLETE ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang