Part 62

1.1K 39 1
                                          

Berpisah - The Panasdalam Bank Feat ( Vanesha Prescilla  )

*lagunya pas aja sama alurnya:))

Happy Reading

Tiba saatnya kita harus berpisah
Engkau sangat baik padaku
Bahwa pernah ada dirimu dalam hidupku
Engkau sangat berarti bagiku

Kini berpisah, sayang
Semoga kita bahagia
Kini berpisah, sayang
Semoga kita bahagia

Setelah hari ini tersisa hanyalah sepi
Berdoa semoga lekas kembali
Bagaimana mungkin lupa akan dirimu
Sepanjang masih hidup di dunia

Alunan musik sangat pas dengan kondisi hati Aletta. Sore ini, ia duduk dibalkon rumah dengan menatap langit sore yang begitu indah. Secangkir green tea hangat juga menemaninya.

Bagaimana cara melepaskan perasaan sesak di  hati? Perasaan itu memenuhi dada Aletta dan juga pikiran Aletta. Pikiran yang kacau, perasaan kalut menemaninya beberapa hari ini.

Dayat. Hanya dayat yang dapat membuat hati nya lega. Sejak dayat menelponnya dan mengatakan kata 'Break' tidak ada lagi sapaan hangat untuknya. Aletta ingin menangis agar beban yang gila ini hilang. Tetapi tidak bisa.

Katanya menangis untuk melepaskan beban..
Mengapa aku tidak bisa menangis?
Apa ini tidak pantas di tangisi?

Jika benar, aku bersyukur..
Tetapi, bantulah aku melepaskan beban ini dengan cara berbeda dan bukan dengan menangis..

Burung bersiul sore ini. Indah sekali langit sore ini. Aletta tetap diam terbelengu. Pandangan kosong, badannya terasa berat untuk bergerak.

Ting.

Poselnya berbunyi walaupun hanya sekali. Seperti tidak penting, namun ia harus melihatnya. Tangannya bergerak untuk mengambil ponselnya yang berada dimeja sebelahnya. Nama gatra tertera dilayar ponselnya. 'lagi apa?' itulah yang gatra kirimkan.

Aletta menghela nafas pelan. Disaat yang diharapkan mengapa tidak menyapa? Ia mengusap layar, dan membalas chat tersebut.

lagi duduk dibalkon..

send

Dayat?? Tidak inginkah menyapaku sore ini? Kenapa dikepala ini, mengatakan jangan menyapa sebelum disapa. Kenapa keegoisan mengisi otak dan pikiranku.

Ting Ting Ting

Ponselnya berbunyi lagi. Kini bukan sekali, melainkan tiga kali. Membaca dan membalasnya lagi.

Gatra

Gatra : Lagi apa

Aletta : Lagi duduk dibalkon..

Gatra : Moodnya lagi bagus apa engga?
Gatra : Gue mau ngajak loe jalan si sebenernya
Gatra : Mau gak??

Aletta : Kemana?

Gatra : Ke kedai biasa..
Gatra : Tapi kalau lo gak mau gapapa kok..

Aletta ✔ [ COMPLETE ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang