Part 27

1.1K 39 0
                                          

Happy Reading.

Suara teriakan dari dua belah pihak sporter basket untuk hari ini. Aletta dan juga iren terus teriak saat SMA nya dan juga SMA musuh saling berebut bola basket.

Tegang pastinya, saat menunggu beberapa point untuk memastikan kemenangan antara kedua belah pihak.

"Ayoo gatraa.." Teriak Aletta saat gatra mencoba membawa bola kearah ring basket lawan.

"Ayo ayooo ayooo..," teriak iren tidak kalah semangat.

"Ayoo dayatt, ayo semangatt!!" Teriak perempuan yang berada disamping iren. Sontak saja membuat iren dan juga Aletta menoleh kearah perempuan tersebut secara bersamaan.

"Ya elah, semangat amat loe liat dayat main." ucap perempuan yang tidak lain ialah teman dari perempuan yang memberi semangat untuk dayat barusan.

"Suka ya loe??" Guraunya sambil menyenggol bahu perempuan tersebut.

Perempuan itu hanya terkekeh lalu berkata. "Etss! Jangan nyebar fitnah loe ra."

"Kak!!." Ucap seseorang sambil menepuk bahu Aletta. Sontak saja aletta menoleh kearah belakanh untuk melihat siapa yang menepuknya barusan.

"Wawa?" Serunya antusias.

"Sama siapa? Kamu nonton juga?"

"Heheh, iya. Aku kesini sama temen-temen aku."

"Mana mereka?" tanya Aletta sambil mengedarkan pandangannya kesekitarnya.

"Mereka disana kak. Tribun yang disana." Tunjuk wawa kearah salah satu tribun.

Aletta hanya mengangguk sambil ber oh ria. "Kok kamu bisa liat kakak sih?"

"Iya, aku tadi liat kakak semangat banget teriak-teriaknya. Jadi aku samperin deh kesini." Aletta hanya terkekeh saat mendengar ucapan Wawa mengenai dirinya yang begitu semangat untuk teriak-teriak.

"Oh iya ren, kenalin ini wawa adiknya dayat." Ucap Aletta mengenalkan wawa kepada iren yang mengulas senyuman lebar kepada wawa.

"Iren.," ucapnya menyalami wawa yang terlihat begitu sangat gembira.

"Wawa kak, salam kenal." Ucap wawa dengan menampilkan senyuman lebar khasnya.

"Semoga abang menang yah..," Ucap wawa beralih menatap kedepan.

"Aamiin..," Sahut iren dan juga aletta bersamaan.

♡♡♡♡

Kini langit sudah sangat sore. Jam sudah menunjukkan pukul setengah enam. Langit senja sudah sangat terlihat. Begitu gembira untuk seluruh siswa SMA Tunas Bangsa.

Yap! Atas kemenangan dari pertandingan bola basket hari ini. Tidak sia-sia Aletta membuang-buang suaranya untuk menyemangati mereka yang bertanding. Akhir yang memuaskan bukan.

"Hai bang.," Sapa wawa saat dayat menghampirinya sambil menjenteng tas ranselnya.

"Sama siapa?" tanya dayat mengedarkan pandangannya kesekitar.

Aletta ✔ [ COMPLETE ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang