Thirty Four

1.8K 106 17
                                    

Sebenarnya hari ketiga setelah Kimi lahir gue sudah diperbolehkan untuk pulang, tapi Mas Dae malah meminta satu hari lagi gue dirawat di rumah sakit. Alasannya pun ga jelas, katanya biar gue lebih pulih lagi. Lha, dokter aja udah nyuruh gue pulang, kan artinya gue udah sehat lahir batin. Ngabisin duit banget ini si bapak lama-lama di rumah sakit!!

"Yang, aku keluar sebentar ya!" ucapnya sambil memakai jaket.

"Mau kemana?" tanya gue sambil menepuk pelan paha Kimi yang sedang menyusu.

"Ada urusan sebentar!"

"Kamu dari kemarin keluar mulu, aku ditinggalin! Aku pulang aja!"

"Besok, Yang. Nurut deh sama aku!"

"Kamu ga ngebolehin aku pulang, tapi aku ditinggal sendirian mulu! Kamu kemana sih? Sejak Kimi lahir jadi sering ngilang!"

"Ada urusan, Yang. Aku berangkat dulu ya," ucapnya sambil mencium kening gue dan pipi Kimi.

"Sono pergi, bodo amat gue!"

Dia malah tersenyum dengar gue ngoceh. Kimi yang sudah tertidur gue taruh di box bayi. Bosan gue lama-lama di rumah sakit, mau keluar pun ga mungkin, Kimi siapa yang jagain? Penasaran gue kenapa Mas Dae sering keluar dan gue tidak diperbolehkan pulang?

Ceklek

Gue menoleh ke arah pintu yang dibuka. Agak terkejut dengan siapa yang datang hari ini. Chanyeol dan Wendy masuk dengan senyum sumringah, menenteng sebuah kado besar.

"Hai Mommy cantik! Maaf, baru sempat jenguk sekarang!" Wendy memeluk gue erat. Sejak kejadian waktu itu, kami jadi berteman baik. Apalagi dia tunangan Chanyeol, Jacob Black gue.

"Cantik banget! Siapa namanya?" Chanyeol mendekati box bayi dan mengelus pipi Kimi.

"Kimi,"

"Gue dipanggil Papih kan?"

"Iyaa, kalian Papih Mamihnya Kimi!"

"Huhu gue pengen gendong, tapi dia lagi bobok. Kasihan kalau kebangun!" pekik Wendy tertahan saat ikut mendekat ke sebelah Chanyeol.

"Bikin sendiri yuk, Beb!"

"Nikahin gue dulu, Caplang! Otak lo jangan mikir kawin mulu ya!" ucap Wendy sambil mencubit lengan tunangannya.

"Kapan kalian nikah?"

"Beberapa bulan lagi, jangan dibocorin sekarang, pamali!" - Wendy.

"Lo sendirian? Suami lo mana?" - Chanyeol

"Lagi ada urusan," jawab gue agak ketus.

"Sewot amat lo! Ada apa lagi?"

"Gapapa, Chan. Eh kalau mau minum ambil sendiri ya di lemari es!" jawab gue mengalihkan topik. Sadar gue malas membahasnya lebih lanjut, Chanyeol pun kembali memusatkan perhatiannya ke Kimi.

Sekitar 30 menit kemudian Wendy dan Chanyeol pamit pulang. Sendirian lagi deh gue! Seharian di dalam kamar cuma gue habisin dengan Kimi. Saat dia tidur gue nonton tv atau lihat-lihat sosmed. Bosan dengan acara tv yang itu-itu aja, gue pun tidak sengaja tertidur dalam keadaan duduk bersadar di headboard ranjang.

Samar gue rasa ada yang mengusap pipi, gue perlahan membuka mata.

"Kamu kenapa tidur begini?" lirihnya.

"Udah datang? Udah lama?"

"Barusan. Ayo tidur yang bener! Nanti badan kamu sakit kalau tidur begini".

Gue menggeleng, sudah tidak ngantuk. Gue menoleh ke box dan Kimi masih tertidur lelap.

"Mas udah makan?"

(after) Married You ❌ KJD ✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang