✓HARI LEO

26.6K 1.3K 31
                                    

🍁-Happy Reading-🍁

Ujian Nasional berbasis komputer untuk jenjang SMA telah berlangsung, seperti biasa mata pelajaran yang di ujikan di hari pertama adalah Bahasa Indonesia.

SMA Pelita membagi 2 sesi ujian, sesi pagi dan sesi siang. Tujuannya agar saat ujian tenang dan sepertinya membagi menjadi dua sesi ada menguntungkannya dan merugikannya.

Hari kedua diujikan mata pelajaran Matematika, dan hingga hari terakhir di ujikan dengan mata pelajaran yang tentunya memusingkan siswa-siswi SMA Pelita.

Tidak ada tradisi coret-mencoret baju di sekolah ini, coba dibayangkan sayang juga kan baju seragam di rusak. Padahal bisa kita sumbangkan pada yang jauh lebih membutuhkan bukan?

"Yeeay! Akhirnya UN selesai juga, seneng banget gue astaga!" sorak Jessica dengan raut wajah bahagianya.

"Jangan seneng dulu, hasilnya belum ketauankan," ucapan Alena sukses membuat Jessica murung.

"Sebel deh gue Len, jangan di ingetin kali."

Keempat sahabat itu melangkahkan kakinya keluar gerbang sekolah, siswa-siswi kelas 12 sudah banyak yang pulang. Ya, terkecuali yang baru saja akan memulai ujian sesi kedua.

Sesuai perjanjian mereka sebelum Ujian Nasional, hari ini keempat sahabat itu akan pergi ke Mall yang berada di pusat kota, setelah itu mereka juga berniat nongski-nongski di cafe.

"Mesen grab deh, Res." pinta Rachel. Gadis itu menyenderkan tubuhnya di pagar sekolah.

Resya yang asik membaca tweeter merasa terganggu saat Jessica berteriak kencang di telinganya yang masih normal.

"Apasih Jes? Teriak mulu lo!" ketus Resya.

"Rachel minta lo pesanin grab Resya, cepet!" Jessica berbicara dengan nada yang masih sedikit berteriak. Ketika berbicara dengan Resya bawaannya emosi.

Sambil menggerutu Resya membuka aplikasi grabnya, memesan grab mobil untuk 4 orang. Selagi menunggu grab datang keempat sahabat itu saling melemparkan canda tawa.

"Jes, kayaknya Leo suka sama lo deh." ledek Rachel tiba-tiba.

Sontak saat mendengarnya yang lain terkikik, terkecuali Jessica yang memasang wajah ingin muntahnya.

"Eww! Najisun banget,"

"Kalau jodohkan nggak ada yang tau Jes, gimana tuh?" tanya Resya dengan wajah lugunya.

Jessica menendang kerikil yang tergelinding sampai ke tengah jalan raya, "Nggak usah ikutan deh Res, bikin gue emosi aja lo!" sahutnya.

"Udah jangan ribut, grabnya udah sampe." ucap Alena sebagai penengah, gadis itu berjalan mendekati mobil grab yang terparkir di seberang sekolah di ikuti sahabatnya yang lain.

Alena memilih duduk di depan, samping supir. Sedangkan Rachel dan kedua sahabatnya di kursi belakang. Ya, Rachel meminta agar duduk di antara Jessica dan Resya, kalau keduanya duduk bersebelahan pasti akan ada keributan.

Cuaca hari ini yang panas tidak menyurutkan semangat orang-orang untuk beraktivitas, seperti sekarang keadaan jalanan yang lumayan macet membuat mereka menghela nafas panjang.

"Chel, emang bener Leo suka sama gue?" tanya Jessica berbisik, semoga tidak ada yang mendengarnya.

Rachel menyeringai, "Bilangnya najis tadi, sekarang nanyain nih." godanya.

"Apasih Chel! Gue cuman penasaran aja," Jessica mengalihkan pandangannya ke jendela, "Kali aja beneran gitu." lanjutnya dengan suara yang nyaris tidak terdengar.

REYRA🍁 [TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang