Top Hallyu : 18 [Part 2]

26.5K 4.7K 725
                                    

Lantunan lagu Dynamic Duo ft Chen--- nosedive mengikis keheningan yang Fara rasakan saat berada di dalam mobil yang sama dengan Baekhyun. Selepas sesi percintaan mereka pagi tadi, Baekhyun hanya diam. Mungkin, dia merasa bersalah karena terang-terangan mengatakan tidak menginginkan bayi di saat mereka bercinta.

Well, Baekhyun tidak salah. Apa yang bisa mereka harapkan dengan pernikahan tanpa cinta? Hubungan mereka terlalu dini untuk membentuk komitmen ayah dan ibu yang baik untuk bayi mereka kelak. Jadi memutuskan menggunakkan pil kontrasepsi, adalah pilihan yang bagus. Keputusan Baekhyun sudah tepat. Hanya saja dia tidak mendiskusikan ini dengan Fara, apalagi dia mengatakan hal itu di tengah-tengah sesi percintaan mereka. Terdengar kasar memang. Tapi siapa yang tidak tahu Baekhyun? Dia memang suka seenaknya. Fara harus maklum.

'Budak cinta memang tolol, Ra' Suara hatinya berkumandang.

Sudah hukum alam dalam sebuah hubungan, orang yang paling mencintai adalah orang yang paling perasa, paling mudah tersaki, dan paling sensitif dengan hal-hal kecil yang dianggap remeh. Menggelikan memang, tapi begitulah adanya. Sudah sepantasnya Fara tidak boleh mengeluh, karena rasa sakit itu bukan Baekhyun yang menciptakan, tapi dirinya sendiri, karena dia terlalu perasa, terlalu sensitif.

"Hampir sampai," ujar Baekhyun, ketika mobil melaju ke kawasan pemukiman elit di Cheongdam-dong.

Baekhyun memang berasal dari keluarga terpandang. Ayahnya professor, dan ibunya pemilik restoran Kimchi terkenal di daerah sini, bahkan restoran itu pernah masuk televisi karena cita rasanya yang enak. Sedangkan Baekhyun sendiri tidak hanya mendapatkan penghasilan dari bekerja di bidang entertainer. Dia mempunyai brand fashion, dan bisnis property seperti ruko, gudang penyimpanan, dan beberapa unit apartemen yang ia sewakan.

"Kau baik-baik saja?" tanya Baekhyun ketika Fara hanya diam.

"Ra.... Aku minta maaf, tidak seharusnya aku mengatakan hal itu padamu." Baekhyun menjeda, menghela napasnya yang mulai berat. "Kita masih muda, umurku baru 33 tahun. Aku tidak percaya pada diriku sendiri, kalau aku bisa merawat anak dengan baik."

"Ini hari terakhir aku istirahat, bulan depan aku comeback full album, dilanjutkan dengan tour Asia. Dan dua minggu lagi, aku mulai syuting film yang membutuhkan waktu 1 bulan di China, dan 2 bulan di Jeju. Dengan jadwalku yang sekarang, aku tidak akan bisa membagi waktu mengurusmu dan keluarga kita."

Baekhyun menatap Fara dalam, "Aku tidak bisa membayangkan di saat kau hamil besar, aku malah tidak ada di sisimu. Rasanya, lebih baik kita menunda dulu, ketimbang aku harus menjadi brengsek untuk anakku sendiri. Aku harap kau mengerti dengan pekerjaanku, Ra, dan cobalah lebih sabar."

Fara tersenyum kecil, "Aku tahu, dan aku akan mencoba lebih bijak lagi, Baek. Tolong ingatkan aku kalau aku salah."

Baekhyun tersenyum, tangannya terulur mengacak-ngacak rambut Fara. "Kita saling mengingatkan. Ayo turun, sudah sampai."

Fara membuka seatbelt-nya, lalu turun dari mobil. Rumah Baekhyun lumayan besar untuk ukuran rumah keluarga terpandang. Mereka kaya raya. Pantas saja Jo Hanlin menangis darah ketika tidak diterima di keluarga ini.

"Baek, kau tahu tidak kalau Mamamu itu galak?" tanya Fara.

"Ya... Memang galak." Baekhyun membenarkan, "Tapi jangan khawatir, dia tidak akan terang-terangan membencimu. Mamaku termasuk tipe orang yang lebih suka membicarakan keburukan orang lain di belakang mereka."

Fara meringis. Justru itu yang paling menakutkan.

"Setidaknya kau tidak perlu sakit hati kalau Mama menghinamu terang-terangan. Pokoknya nanti pura-pura saja tidak tahu apa-apa. Kalau dia mengajak menggosip, kau abaikan saja." Baekhyun pun meraih tangan Fara untuk diajak masuk ke dalam. "Ayo, kita harus cepat."

Top Hallyu and Me (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang