Top Hallyu : 03 [Part 2]

22.3K 5.4K 372
                                    

Fara berjalan mondar-mandir di luar kamar Baekhyun. Manajer Nam menghubunginya di jam satu pagi, dan meminta Baekhyun untuk datang, karena pihak manajemen tidak bisa menunda penerbangan.

"Sudah aku bilang, Baekhyun sedang sakit! Dia bisa pingsan kalau naik pesawat dengan kondisi yang tidak fit. Kalau kau tidak percaya, kenapa tidak kau saja yang datang ke apartemen? Pokoknya aku tidak mau tahu, Baekhyun harus istirahat. Kalau demamnya tidak kunjung turun, lebih baik fan meeting-nya ditunda saja! Kau mau artismu masuk IGD?" teriak Fara.

Dia sangat kesal dengan pihak manajemen. Katanya mereka, tiket penerbangan untuk Baekhyun dan semua kru sudah dibayar, dan fans sudah menunggu mereka di bandara. Manajer Nam tidak mau fans yang menunggu Baekhyun di bandara kecewa karena tidak bisa melihat idolanya.

"Dengar, manajer Nam... Baekhyun sedang tidak sehat. Kondisinya akan semakin memburuk jika di serbu fans. Sebagai istri, aku tidak mau Baekhyun kenapa-napa." Fara mendesah, "Begini saja, kau dan semua kru bisa pergi duluan ke Thailand. Biar nanti aku yang akan menemani Baekhyun. Kau tenang saja, kami akan datang tepat waktu."

"Oke, iya. Jangan khawatir. Pihak manajemen tidak akan rugi, doakan saja Baekhyun sehat!" ujar Fara sebelum memutuskan panggilannya.

Sungguh, Fara tidak menyangka pekerjaan Baekhyun akan semelelahkan ini. Fara tidak bisa menyalahkan siapa-siapa, mengingat semua jadwal Baekhyun sudah diatur, dan disetujui oleh pria itu. Yang bisa Fara salahkan hanya keadaan. Jika fanmeeting ditunda, fans yang berasal dari luar kota atau luar negeri akan rugi, dan kecewa karena tidak bisa melihat idolanya. Belum lagi mereka yang menginap di hotel harus mengeluarkan biaya tambahan, biaya makan, dan lain-lain jika sampai adanya pundaan, meskipun hanya satu hari.

Fara mendesah pelan, lalu masuk ke kamar Baekhyun. Pria itu masih tidur. Butir-butir keringat masih menetes di dahi Baekhyun. Beberapa kali Fara mendengar pria itu menggumam tidak jelas.

"Kasihan sekali hidupmu, Baek," gumam Fara. Ia mumutuskan keluar dari ruangan, untuk menyiapkan air hangat untuk Baekhyun.

Selama satu jam lebih, Fara mengompres dahi Baekhyun. Berulang kali ia mengganti air hangat agar demam pria itu segera pulih. Jam sudah menunjukkan pukul tiga pagi, itu berarti 30 menit lagi Baekhyun harus segera bangun untuk bersiap-siap ke bandara.

Fara sudah menyiapkan tiket untuk Baekhyun, dan meminta pihak bandara untuk mengawal mereka. Bisa saja di sana masih ada fans Baekhyun yang menunggu pria itu, mengingat Shiners sangat setia dan royal.

Ya, mereka cukup setia. Itu terbukti ketika Shiners tahu Baekhyun menikahi Fara, dan mereka tidak berhenti mencintai Baekhyun. Meski beberapa kali mereka sering mencari gara-gara dengan Fara, agar Baekhyun segera sadar kalau dia telah salah memilih pasangan.

Sebenarnya, Fara cukup mengerti apa kemauan fans. Tidak selamanya fans menginginkan idola mereka berpasangan dengan diri mereka sendiri. Mereka ingin idola mereka memilih seorang perempuan yang tentunya cantik, memiliki kepribadian yang baik, setia, ber-attitude, dan tentunya tulus mencintai idola mereka apa adanya. Tidak melihat ketenaran, tidak melihat seberapa banyak uang idolanya, seberapa kerennya dia saat berdiri diatas panggung. Fans hanya ingin, perempuan yang akan dipilih idolanya, lebih mencintai sang idola, melebihi cinta mereka. Dan tentunya Fara bukan perempuan itu.

Dia tidak mencintai Baekhyun. Dia hanya suka uang yang diberikan pria itu setiap bulannya. Ya, selain uang muka senilai 10 Milyar, Baekhyun juga memberikan Fara uang bulanan yang jumlahnya lumayan banyak.

"Baek... Sudah jam setengah 3. Kita harus bersiap-siap," ujar Fara sembari mengguncang tubuh Baekhyun.

"Baekhyun... Bangun."

Baekhyun hanya diam, desisan lirih keluar dari mulutnya. Matanya terpejam erat sambil menggumam tidak jelas.

Fara yang khawatir memeriksa suhu tubuh Baekhyun yang masih panas. Ck! Kalau terus-terusan seperti ini, mereka tidak akan bisa berangkat ke bandara.

"Tunggu sebentar, aku ambil obat dulu," ujar Fara. Ia memperbaiki posisi tubuh Baekhyun.

Tapi saat Fara beranjak dari ranjang, tangan Baekhyun menggenggam lengannya.

"Kau harus minum obat Baek, kalau tidak---"

"Jo...."

Tubuh Fara menegang, ia menatap wajah Baekhyun yang pucat. Ada setetes air mata di sudut mata pria itu.

"Jangan pergi, Jo..."

Fara mendesah, "Aku bukan Jo Hanlin, Baek." Ia meraih tangan Baekhyun, lalu menaruh tangan pria itu di balik selimut. "Aku Fara, bukan Jo."

"Kau selalu saja menggumam nama Jo saat tidur. Kau sangat mencintainya, ya?" Fara tersenyum lalu mengusap rambut Baekhyun. "Ini alasan kenapa aku tidak bisa mencintaimu, kau mencintai Jo."

"Gadis itu sangat spesial, ya? Sampai-sampai semua orang mencintainya?" tanya Fara. Tapi Baekhyun hanya diam. Mata pria itu terpejam rapat.

 Mata pria itu terpejam rapat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Top Hallyu and Me (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang