Top Hallyu : 08 [Part 2]

22.7K 4.8K 655
                                    

Jika dulu apartemen Sehun menjadi markas mereka untuk berkumpul, sekarang, apartemen Baekhyunlah yang menjadi incaran. Selain memiliki lokasi yang strategis, apartemen Baekhyun sangat luas. Bahkan di dalam apartemen terdapat ruang video games, fitness, dan studio rekaman untuk berlatih menyanyi dan menciptakan lagu.

Chanyeol yang saat remaja bercita-cita sebagai musisi, tentu saja memanfaakan alat-alat musik yang ada di sana. Dia bahkan mengabaikan rengekan Jackson yang sudah bosan karena Momskynya tidak pulang-pulang. Alhasil Jackson cemberut, lalu pergi ke ruang tengah.

"Yeol... perasaanku tidak enak," gumam Baekhyun. Pria itu mendaratkan bokongnya di samping Chanyeol yang sedang memetik gitar sambil bersenandung tidak jelas.

Jam sudah menunjukkan pukul 3 sore, sedangkan Fara dan Ale masih belum pulang. Baekhyun meraih handphone-nya untuk menghubungi Fara, tapi tetap saja gadis itu tidak mau menjawab panggilannya.

"Biarkan saja mereka bersenang-senang," ujar Lay. Pria itu datang membawa sepiring apel yang sudah dikupas. "Kau tenang saja, Baek. Percaya pada piggy-ku, dia akan membuat Fara menjadi cantik," kata Chanyeol. Tangannya bergerak mengampil sepotong apel dari piring Lay, tapi pria itu malah menepisnya. "Pakai garpu!"

Chanyeol memutar bola matanya, lalu mengambil garpu. Temannya itu sampai matipun akan tetap menjadi maniak kebersihan, Chanyeol memakluminya.

"Aaah iya, Baek! Anak Jo sudah lahir, kau tidak mengunjunginya ke rumah sakit?" teriak Sehun dari arah dapur, dia masih sibuk menenangkan Yebin yang menangis gara-gara Jackson memukul kepalanya dengan Aeri Bong---lightstik Baekhyun.

"Benarkah?" Baekhyun memeriksa sosial medianya, lalu tersentak saat Jo mengunggah foto bayinya di instagram.

"Benar dia anak Taehyung? Tidak ada mirip-miripnya," gumam Chanyeol. "Kau lihat Jackson, sejak lahir kupingnya sudah mirip denganku."

"Dan kau bangga?" cibir Lay. Apa bagusnya memiliki telinga lebar dan lancip?

"Coba aku lihat." Lay mengambil ponsel Baekhyun, lalu mengamati foto dari anak Jo Hanlin. Lay memperbesar foto anak itu, lalu melirik ke arah Baekhyun, "Wajahnya malah mirip denganmu," seru Lay. Ia menatap Baekhyun lekat-lekat.

"Kau serius?" tanya Chanyeol. Ia memperhatikan detail wajah bayi itu, lalu menyandingkannya dengan wajah Baekhyun. "Wah iya, bibir mereka sama."

"Aku yakin Jo belum bisa moveon dari Baekhyun, makanya anak mereka mirip," ujar Chanyeol polos.

Sehun yang baru saja menidurkan Yebin langsung bergabung dengan mereka. "Anak siapa yang mirip?" tanya Sehun. Jackson yang sedari-tadi mengikuti Sehun duduk di bawah lalu mengeluarkan buku gambar dan headphone-nya. Lebih baik Jackson mendengarkan musik, daripada mendengarkan ocehan para pria dewasa yang tidak ia mengerti.

"Anak Jo dengan Taehyung. Mereka korban MBA, dan sekarang anak mereka malah mirip dengan wajah Baekhyun." Chanyeol tertawa cekikikan, "Baguslah.... Setidaknya perempuan itu kena karma gara-gara meninggalkan Baekhyun kita demi Taehyung."

Sehun yang penasaran segera mengambil ponsel milik Baekhyun. "Tidak ada mirip-miripnya," gumam Sehun. Bayi itu masih merah dan sangat mungil, dia tidak tahu bagian mananya yang mirip dengan Baekhyun.

"Iya juga, ya. Kalau dilihat-lihat malah mirip Jo. Ahhh... sayang sekali, itu berarti dia sudah moveon darimu." Chanyeol mengembalikan handphone Baekhyun.

Pria itu terkekeh, "Kalian gila, mana ada bayi Jo mirip denganku. Kau kira aku yang membuatnya?"

"Siapa tahu kau mengambil andil. Misalnya kau yang membuat tangannya, sedangkan Taehyung organ dalamnya," celetuk Chanyeol.

"Dan kau yang membuat kepalanya, Yeol?" Sehun berdecak sinis. "Sudahlah, berhenti membicarakan Jo. Baekhyun sudah punya Fara."

Lay menggangguk setuju, "Fara belum pulang?"

Baekhyun menggeleng, "Aku khawatir dengan kartu krediku. Semoga Ale tidak membelikan Fara baju yang aneh-aneh."

"Bukannya mereka ke salon?" tanya Sehun. Pria berkaca mata itu mencomot apel yang ada di piring dengan tangannya. Lay yang melihatnya langsung meletakkan garpu yang ia pegang. Mood-nya sudah hilang.

Baekhyun menggerutu, "Mana ada orang yang ke salon sampai jam 3 sore?"

Well, dua perempuan itu sudah pergi sejak jam 10 pagi.

"Dulu, aku menemani Jayline ke salon selama 8 jam, dan hasilnya sangat memuaskan," ucap Sehun. Dia meraih tubuh Jackson lalu meletakkan anak kecil itu di pangkuannya. Sedari-tadi anak itu hanya menggambar sembari mendengarkan lagu dari group Ikon.

Ya, Sehun akui kali ini lagu Ikon cukup bagus. Mereka bersaing ketat dengan mini album Baekhyun yang biasanya selalu meraih perfect all kill.

"Akhir-akhir ini Fara sangat aneh," gumam Baekhyun. Ia menegakkan tubuhnya lalu menatap wajah temannya satu-persatu.

"Aneh kenapa? Bukannya dia memang aneh?" tanya Chanyeol.

"Tidak! Maksudku, dia lebih merawat dirinya sendiri. Dia bahkan memakai masker, dan bedak padat. Bibirnya juga lebih lembut," ujar Baekhyun. Dua hari yang lalu dia tidak sengaja menyentuh bibir Fara, dan tektur bibir gadis itu lebih lembut dari biasanya.

"Tidak ada yang aneh, Baek. Seorang wanita kerap berubah saat mereka memiliki orang yang mereka sukai. Mungkin, Fara ingin berubah menjadi lebih cantik agar kau tidak berpaling. Seperti istriku, aku tidak pernah menuntut dia menjadi cantik, tapi dia merubah dirinya secara perlahan. Dia ingin menunjukkan sisi lain dalam dirinya untukku. Intinya, tidak ada wanita yang ingin terlihat apa adanya di depan orang yang mereka sayang."

Baekhyun terdiam sejenak, "Tapi aku mencintai Fara apa adanya. Buktinya aku memilih Fara daripada Jo."

Lay yang mendengarnya hanya terkekeh. Bulshit!

"Sebenarnya aku lebih suka kau menikah dengan Fara daripada Jo."

"Apa yang salah dengan Jo?" tanya Baekhyun. Jo memiliki segalanya.

"Terkadang, cantik saja tidak cukup, Baek. Buat apa cantik tapi suka selingkuh? Kau kira selama ini kami tidak tahu? Jo-mu itu selingkuh sana-sini, tidur dengan pria yang berbeda karena kau terlalu sibuk. Jika kau masih tetap memilih Jo, kami akan sangat marah."

"Keputusanmu sudah benar, Baek. Kau memilih Fara. Meskipun Fara tidak punya apa-apa, tapi setidaknya dia tidak seliar Jo."

Baekhyun hanya diam. Dia tidak tahu harus mengatakan apa.

 Dia tidak tahu harus mengatakan apa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Top Hallyu and Me (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang