Top Hallyu : 05 [Part 2]

25.3K 5.1K 584
                                    

Baekhyun memaksakan langkahnya untuk berkeliling Bangkok, menemani sabahat-sahabatnya yang beberapa bulan ini hilang tanpa kabar. Mereka sibuk dengan keluarga mereka, melupakan Baekhyun seorang diri. Padahal, dulu Baekhyun selalu ada untuk mereka.

Ya, dua dari sahabat Baekhyun sudah berkeluarga. Sedangkan Lay masih membujang karena ditinggal mati oleh kekasihnya. Meskipun sudah 2 tahun berlalu, Lay sepertinya tidak mempunyai niatan untuk membina hubungan serius dengan wanita. Mungkin pria itu masih betah melajang. Apalagi Lay baru saja menamatkan study-nya dan mendapatkan gelar professor di Cambridge University.

Karena jadwal mereka berempat yang sangat padat, membuat mereka kehilangan komunikasi. Maka dari itu, Sehun memboyong mereka untuk menemui Baekhyun di Thailand agar komunikasi mereka membaik.

"Baek.... Wajahmu pucat!" Baekhyun menoleh ke arah Fara. Gadis itu sedang menggendong Yebin yang ditinggal belanja oleh Sehun dan Kakaknya-Axel.

Saat ini mereka bertiga duduk di restaurant kecil untuk beristirahat, sedangkan yang lain berpencar entah kemana.

Baekhyun meringis kecil, sembari menurunkan masker hitamnya. Ia sebenarnya masih pusing, tapi karena ini pertama kalinya mereka berkumpul bersama, membuat Baekhyun enggan untuk beristirahat di hotel.

Ia ingin memperbaiki kesalahannya, karena hubungan mereka renggang akibat keegosin Baekhyun yang susah dihubungi selepas skandal besar yang menimpanya satu tahun silam. Tapi setelah diingat-ingat, Lay juga cukup mengambil andil dalam renggangnya komunikasi di antara mereka. Pria itu melarikan diri selama beberapa bulan sejak kekasihnya meninggal. Tidak sampai di situ, Lay bahkan melanjutkan pendidikannya di Ingris, sebelum menjadi pewaris di rumah sakit milik keluarganya. Baru satu bulan ini Lay mau menginjakkan kakinya di Korea.

"Sehabis makan kita pulang saja. Sepertinya kau masih sakit," ujar Fara. Sorot matanya terlihat khawatir.

Baekhyun menyeringai, akhir-akhir ini gadis bar-bar itu terlihat aneh. Sejak kapan dia punya rasa peduli?

Yebin yang sedang menyuap puding mangga, mendongak menatap Baekhyun. "Kita pulang, paman?"

"Iya, Yebin mau pulang kan?" Cecer Fara.

Balita gendut berumur 4 tahun itu menatap Baekhyun lama, "Iya, kita pulang saja."

"Yebin yakin?" tanya Baekhyun memastikan.

"Yebin tidak mau paman sakit," gumamnya.

Baekhyun terkekeh. Anak Sehun yang satu ini begitu manis. Sangat berbeda dengan anak Chanyeol yang nakal.

"Oke, nanti kalau paman sudah sembuh, paman janji akan mengajak Yebin liburan ke New York."

Mata bulat Yebin berbinar, "Benar paman?"

Baekhyun mengangguk.

"Dengan aunty Fara?"

"Iya. Tapi minta izin dulu ke Daddy-mu."

Fara yang melihat intraksi mereka tersenyum geli. Sepertinya Baekhyun sangat menyukai anak-anak.

"Nanti Yebin izin ke Mommy saja. Kalau Mommy sudah memberikan izin, pasti Daddy tidak bisa menolak," ujarnya sambil menyuap puding mangga. Yebin kini sudah lancar berbicara, tidak seperti dulu yang masih susah menyebutkan huruf 'r'.

Fara mengerjit, "Oh iya, Mommy-mu tidak ikut liburan ke Bangkok?"

Yebin menggeleng, "Tidak, Mommy harus istirahat. Dia tidak boleh kelelahan."

"Kenapa?" tanya Baekhyun. Ia mengusap mulut Yebin dengan ibu jarinya. Anak itu belum bisa makan dengan rapi.

"Kata Daddy, Mommy sedang hamil, jadi tidak boleh kelelahan."

Top Hallyu and Me (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang