Top Hallyu : 27 [Part 1]

21.6K 4.8K 650
                                    

Gelap.

Tubuhnya mati rasa, pendengarannya hanya menangkap bisikan. Jarinya-jari tangannya tidak bisa digerakkan. Ia ingin membuka matanya, agar tahu apa yang terjadi. Tapi, kenapa rasanya berat.... Ia tidak bisa membuka matanya.

Hanya terdengar suara bisikan, entah itu suara siapa, tapi suara itu membuatnya tenang.

"Fara.... Bangun."

Fara. Iya, dia lupa namanya Fara.

Bersusah payah, Fara membuka matanya. Hanya kegelapan yang ia lihat. Rasa takut mulai menghatuinya. Apa ia buta?

Dan semua itu terjawab, ketika Fara melihat sebuah sinar kecil yang datang mendekat. Ia mendesah lega. Ketakutannya sedikit berkurang. Setidaknya, ia bisa melihat cahaya.

"Dokter! Dia sadar!" Suara serak pria dewasa mulai terdengar nyaring.

Beberapa dokter langsung memberikan Fara pertolongan. Mata Fara kini terbuka sepenuhnya, meski saat terbuka rasanya sakit sekali.

Ternyata bengkak dimatanya yang saat itu terkena pukulan membuat matanya sakit. Ia bahkan tidak bisa membuka matanya dengan benar.

"Dia tidak apa-apakan?"

"Keadaannya membaik. Operasinya berhasil."

Pria itu menghela napas pelan. Dan ketika dokter itu pergi dari ruangan, pria itu menatap Fara, "Kau menyedihkan."

"Tu---aan Seo." Fara bergumam. Sosok setinggi dua meter itu terlihat kabur, tapi Fara tahu sosok itu Seo Jang Hoon, bosnya.

"Kau koma selama 10 hari. Aku melihatmu tergeletak di kolong jembatan."

Fara terdiam. Sepertinya anak buah Tuan Seo tidak berniat membunuhnya. Mungkin.... Kasihan?

"Hutangmu bertambah, biaya rumah sakit membengkak, belum lagi hutang ayahmu dan bunga-bunganya. Sekarang, bagaimana caramu membayarnya? Mengingat suamimu tidak mencari keberadaanmu, aku berpikir kau tidak akan bisa membayarnya. Sekarang... Apa yang harus aku lakukan?"

Fara terdiam, hatinya sakit menyadari dia tidak punya siapa-siapa. "Tidak ada yang mencariku?"

Tuan Seo menggeleng.

"Bukankah itu berarti kematian lebih baik, Tuan?"

Tuan Seo menutup matanya. Ia berpikir sejenak, "Aku tidak akan membunuhmu. Kau tidak ada harganya, ginjalmu yang sebelah kiri rusak, dan terpaksa diangkat. Sekarang.... Kau hanya manusia lemah. Nilaimu tidak berharga."

Fara memalingkan wajahnya. Air matanya menetes. Dia cacat.

"Tapi... Setelah aku berpikir bukankah jahat menghabisi orang yang tidak punya apa-apa? Jadi, aku melepaskanmu. Tidak sepenuhnya.... Karena aku akan mengirimkanmu ke Las Vegas, tempat dimana kau bisa hidup tenang."

"Tapi---suamiku?"

"Bajingan brengsek itu kau sebut suami? Ikut denganku, kita menjadi anak buah Kasino di sana. Di Korea hanya akan mengantarkan penderitaan."

"Tuan----aku pernah berjanji padanya untuk tidak pergi. Kenapa harus tiba-tiba?" Fara merintih suaranya hanya terdengar bisikan.

"Fara, dengar.... Tidak seharusnya wanita berjuang sampai pada titik ini. Kau harus tahu kodratmu, meskipun aku tidak mengenalmu dengan baik, tapi setidaknya aku percaya kau seorang perempuan yang memiliki martabat. Apakah tempat yang kau perjuangankan, dan kau anggap bagian dari dirimu layak disebut keluarga? Kemana mereka saat kau berada di titik terendah?"

"Harga dirimu sebagai manusia dan wanita, tolong dipertahankan. Tubuh siapa yang sakit saat dipukul? Tubuhmu kan? Bukan mereka yang sakit, tapi kau sendiri yang sakit. Tubuh ini milikmu, kau sendiri yang bisa membahagiakan dirimu. Tidak ada namanya kebahagian didapat dari orang lain. Bukannya saat bahagia kau sendiri yang merasakannya? Kenapa harus mencari kebahagian dalam diri orang lain?"

Top Hallyu and Me (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang