Top Hallyu : 21 [Part 2]

27.1K 4.2K 563
                                    


나비야 나비야 (nabiya nabiya)

이리 날아 오너라 (iri nara onuhra)

노랑 나비, 흰 나비 (norang nabi huin nabi)

춤을 추며 오너라 (choomul choomyuh onuhra)

봄바람에 꽃잎도 (bombarameh ggotipdo)

방긋방긋 웃으며 (banggutbangut ootumyuh)

참새도 짹짹짹 (chamsedo jjekjjekjjek)

노래하며 춤춘다 (norehamyuh choomchoonda)

"Waaah.... Biyeon hyung keren!" Anak laki-laki yang mendengarkan Biyeon bernyanyi bertepuk tangan.

"Kau suka?"

"Hem, aku suka. Kelak ketika besar Biyeon pasti bisa menjadi penyanyi. Suara Biyeon bagus."

"Benarkah?" Biyeon tersenyum kecil, menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Wajahnya memerah karena dipuji.

"Iya, nanti kalau Biyeon hyung sudah sukses jangan lupakan aku, ya." Anak laki-laki berponi itu segera beranjak dari tempat mereka berdiri untuk mengumpulkan kardus bekas. Setelah terkumpul, dia membawanya ke lorong jembatan. "Udara dingin, kita membutuhkan banyak kardus untuk alas."

"Aku punya selimut!" Biyeon mengeluarkan selimut tipis dari ransel hitamnya.

"Wah... Dimana Biyeon mendapatkannya?" Anak itu bersorak senang, lalu menaruh selimut berwarna hitam kumal itu di kolong jembatan dingin yang sudah diberi alas. "Kita bisa tidur nyenyak malam ini!"

"Iya." Biyeon tersenyum, "Selain selimut, aku juga punya roti. Masing-masing satu potong, aku sudah memakannya satu untuk sarapan. Sekarang, ini ambillah." Biyeon mengeluarkan rotinya, "Punyamu."

Binar mata anak itu kembali cerah, karena dia belum sarapan sejak tadi pagi, sedangkan hari sudah beranjak petang. Tapi ketika melihat bibir Biyeon yang pecah-pecah, anak itu tahu kalau Biyeon masih lapar.

"Buat Hyung saja. Aku sudah kenyang."

"Kalau begitu buang saja? Aku juga sudah kenyang!"

"Jangan!!!" Anak itu mengambil rotinya, lalu memakannya dengan lahap. Biyeon tersenyum, "Enak?"

Anak itu mengangguk. "Makan yang lahap supaya tumbuh tinggi. Laki-laki harus kuat."

"Hem..... Biyeon Hyung mau? Kita bisa bagi dua."

"Makan saja, aku sudah kenyang." Biyeon menelan ludahnya. Ia juga belum makan dari pagi. Roti itu hanya satu-satunya yang ia punya.

"Jo.... Kita akan bersama sampai dewasa, kan?"

Anak itu menatap Biyeon lama, lalu menghilang perlahan.

"JO!!!" baekhyun berteriak dalam tidurnya. Ia mengalihkan padangannya ke sekeliling, dan tercenung saat mendapati dirinya berada di dalam kamar.

Menghembuskan napas lelah, Baekhyun membalikkan tubuhnya, dan matanya membulat ketika melihat wajah Fara yang menatapnya tajam.

"Raaa---- Ini tidak seperti yang kau pikirkan."

Wanita itu tersenyum getir, "Aku tahu." Lalu mebalikkan tubuhnya memunggungi Baekhyun.

Top Hallyu and Me (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang