Top Hallyu : 04 [Part 1]

22.3K 5.1K 505
                                    

Fara menghembuskan napas lega saat sampai di bandara. Ternyata hanya ada tiga sampai lima orang fansite yang masih menunggu kedatangan mereka. Fara yang tidak sempat mencuci wajahnya hanya menunduk saat orang-orang itu mengambil gambar.

Setelah melakukan pemeriksaan, dan menaruh koper di tempat penimbangan, Fara menuntun Baekhyun menaiki pesawat, karena kondisi tubuh pria itu masih lemah. Mungkin nanti sebelum fanmeet dimulai, manajer Nam akan memberikan Baekhyun inpus agar pria itu tidak pingsan.

"Kau mau makan?" tanya Fara setalah memasangkan seatbelt untuk Baekhyun.

Pria itu menggeleng. Wajahnya tidak lagi pucat, karena Baekhyun sudah memakai riasan.

"Ada yang bisa aku bantu? Kepalamu masih pusing?"

Baekhyun memejamkan kedua matanya, "Hem, kau bawa obat sakit kepala?" Kepala Baekhyun sangat pening. Apalagi satu jam yang lalu, ia dipaksa bangun oleh Fara, lalu diseret ke bandara.

Fara mengambil tas kecil yang ia bawa, lalu membongkar isinya. "Ah, sial! Aku meninggalkannya di koper."

"Ya, sudah. Aku tidur saja."

Fara menatap Baekhyun. "Sini aku bantu!" Tanpa persetujuan Baekhyun, Fara langsung membuka topi pria itu, lalu memijat kepalanya.

"Hei!" Baekhyun tersentak. Ia menepis tangan Fara.

"Kau diam saja. Dulu sewaktu kuliah aku pernah mengambil pekerjaan paruh waktu di spa. Jadi pijatanku sangat enak. Pejamkan saja matamu."

Baekhyun mendengus. Tapi pria itu menuruti kemauan Fara untuk memejamkan matanya. Awalnya pijatan Fara terasa aneh, dan membuat kulit kepalanya sakit. Tapi lama-lama rasa sakit itu berubah menjadi enak.

"Cih! Dasar jual mahal!" seru Fara mengejek. Baekhyun tadinya sok-sok'an menolak, tapi sekarang dia malah mendesis enak. Jika saja Baekhyun tidak sakit, Fara sangat ingin menjepit hidung pria itu sampai kehabisan napas.

"Aaaah.... Tanganku pegal mengurusimu dari tadi." Fara menyingkirkan tangannya. Baekhyun langsung mendelik, "Sudah tugas seorang istri untuk mengurusi suami. Cepat! Lakukan tugasmu."

"Di saat sakit saja kau mau mengakuiku sebagai istri. Sial sekali kan, Baek?" omel Fara. Tapi gadis itu tetap menurut memijat kepala Baekhyun.

Sebenarnya, Fara sedikit enggan menemani Baekhyun ke Thailand, mengingat kehidupan Baekhyun selalu dikelilingi oleh kamera. Fara yakin saat ini fotonya bersama Baekhyun sudah menyebar.

Setelah memastikan Baekhyun tertidur, Fara menghentikan pijatannya, lalu mengambil handphone-nya yang ia letakkan di saku jaket. Fara ingin memeriksa situs pencarian untuk melihat fotonya dan Baekhyun. Fara yakin fans Baekhyun dan beberapa media tidak akan tinggal diam saat melihat Fara membuntuti Baekhyun ke Thailand.

Dan benar saja, beberapa artikel langsung muncul di kolom pencarian. Kebanyakan dari mereka tidak langsung menghujat Fara. Hanya saja isi dari artikel yang ditulis sangat melenceng dari realita.

Ya, di sana dijelaskan mereka datang ke Thailand untuk berbulan madu.

Bulan madu apanya? Pekerjaan mereka hanya bertengkar.

Fara berdecak saat membaca kolom komentar. Seperti yang ia duga, fans Baekhyun masih membanding-bandingkan wajah Fara dengan Jo Hanlin.

Ya, ya, mereka sama sekali tidak menyukai wajah Fara. Kata mereka, penampilan Fara lebih cocok untuk dijadikan manajer, daripada seorang istri. Fara akui dirinya tidak cantik, tapi hinaan verbal yang ia dapat membuatnya risih. Apakah salah jika gadis biasa-biasa seperti dirinya mendapatkan pria tampan sekelas Baekhyun? Kenapa orang-orang lebih menyukai pria tampan berpasangan dengan gadis cantik? Rasanya semua itu sudah hukum alam. Lalu apa gadis seperti Fara harus berlapang dada menerima jodoh yang berwajah biasa saja, seperti dirinya?

Ck! Padahal pasangan seperti dia dan Baekhyun sangat bagus untuk memperbaiki keturunan.

Fara mendesah pelan, lebih baik dia tidur. Waktunya masih panjang, dan memikirkan sesuatu yang tidak penting hanya membuang-buang waktu.

***

"Baek, kau yakin kita tidur sekamar?" tanya Fara saat mereka sampai di hotel.

Pihak manajemen sudah menyiapkan kamar suite untuk Baekhyun. Tapi di kamar itu hanya ada satu ranjang king size dan sebuah sofa besar. "Kau tidak akan menyuruhku untuk tidur di sofa, kan?"

"Memangnya kau mau tidur di sofa?" tanya Baekhyun. Pria itu menoleh ke arah Fara, lalu membuka bajunya.

Fara memalingkan wajah, menatap ke arah langit-langit. Sejak kapan Baekhyun memiliki otot perut?

"Aku pesan kamar lain, ya? Aku tahu kau tidak nyaman berduaan denganku."

Baekhyun mengerjit, "Kata siapa?" Pria itu mengambil salah satu baju di koper lalu memakainya.

"Well, selama kita menikah--- maksudku menikah bohong-bohongan, kita tidak pernah berduaan. Kau selalu sibuk, dan aku pun begitu. Jadi aku rasa, kita berdua tidak akan pernah nyaman berada di satu ruangan. Kau dan aku, kita terlalu berbeda."

Baekhyun menatap Fara. Gadis itu terlihat aneh. Fara yang ia kenal tidak pernah seserius ini. "Ya, selama 6 bulan ini, aku juga merasa kita masih stuck di tahap awal. Kita hanya bisa akrab saat saling menghujat. Apa kau nyaman dengan hubungan kita?"

"Kalau aku mengatakan aku tidak nyaman, kau mau apa?" Fara menatap mata Baekhyun. Pria itu tersenyum, lalu duduk di sampingnya.

"Aku tidak bisa menjanjikanmu apa-apa. Tapi aku harap, hubungan kita membaik. 5 tahun tidak sebentar, Ra. Kita tidak bisa saling menghujat selama 5 tahun."

Fara terkekeh, "Aku setuju."

"Kita mulai dengan tidur bersama. Kau mau mencobanya?" tanya Baekhyun.

Tapi saat Fara akan mengangguk, suara ketukan di pintu kamar mereka membuat Baekhyun beranjak dari ranjang.

"Siapa, Baek?" tanya Fara. Ia mendongak melihat tamu yang berkunjung saat jam istirahat.

"Hem..., Ra. Bisa kau keluar sebentar? Ada hal yang ingin aku bicarakan dengan Jo."

"Hai, Fara!" Seorang gadis cantik berumur 25 tahun itu menyapa Fara dengan senyum cerahnya.

"Hai, Jo. Nikmati waktu kalian, ya. Aku akan ke bawah, sekalian makan malam." Fara mengambil jaket yang ia taruh di sofa.

"Bye, Jo."

"Bye, Fara. Selamat makan."

Fara mendengus kesal, "Makan apa? Makan hati?" gumamnya sewot.

Fara mendengus kesal, "Makan apa? Makan hati?" gumamnya sewot

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Top Hallyu and Me (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang