Top Hallyu : 07 [Part 2]

22.2K 4.9K 1.1K
                                    

Baekhyun mengambil air dingin dari dispesner lalu meneguknya hingga tandas. "Kau ini bodoh atau apa?" bentaknya dengan wajah geram.

Baekhyun tidak tahu dimana otak Fara, bagaimana bisa gadis itu berpikir untuk tidur di kamar Chanyeol. Jika dengan Lay atau Sehun itu tidak akan menjadi masalah besar. Tapi Chanyeol? Melihat kambing telanjang saja, pria itu bernafsu.

Chanyeol adalah playboy yang memiliki sepak terjang yang mengerikan. Tidak terhitung berapa banyak wanita yang pernah dia tiduri, mulai dari wanita sexy sekelas model sampai wanita yang hanya dengan meliriknya saja pria sudah enggan. Tapi berbeda dengan Chanyeol, pria itu meniduri wanita tanpa kenal bulu. Dan membiarkan Fara tidur di kamar laki-laki sekelas Chanyeol bukanlah pilihan yang bijak.

"Kau ini murahan atau apa? Mudah sekali bagimu untuk tidur di kamar pria lain. Kau lupa statusmu sudah tidak lajang lagi?" Baekhyun mencibir, "Sudahlah... Kau tidur saja di sofa, aku malas mengajakmu tidur di ranjang."

Fara memutar bola matanya, "Astaga, Baekhyun! Aku tanya padamu, siapa yang mengunci pintu hingga aku tidak bisa masuk?"

"Lagipula, pernikahan kita juga tidak sah. Jadi tidak masalah aku tidur di kamar siapa, dan juga bukannya Chanyeol itu temanmu? Apa salahnya tidur di kamarnya, toh, di sana ada Jackson." Fara mengikuti Baekhyun lalu mengambil bantal yang ada di ranjang untuk dibawa ke sofa.

Pria itu sungguh tega. Dia enak-enakkan tidur di ranjang, dan membiarkan Fara tidur di sofa yang sempit. Benar-benar egois.

"Kau tidak tahu saja siapa itu Chanyeol." Baekhyun menggumam sewot. Dia membaringkan tubuhnya menatap Fara, "Kau jangan bilang ke siapa-siapa, ini rahasia kami berempat."

"Rahasia apa?"

"Kau tahu Jackson? Dia anak Chanyeol di luar nikah. Saking brengseknya pria itu sampai-sampai dia tidak sadar kalau sperma yang dia tebar tumbuh subur hingga menghasilkan seorang anak."

Fara terperangah. Sudah dia duga Chanyeol itu fuckboy. Sekali lihat saja pria itu sudah memancarkan aura penakluk wanita. Benar-benar bajingan sejati.

"Kalau sekarang... Dia masih suka bermain wanita?"

Baekhyun mengendikkan bahunya, "Mana aku tahu. Kau pikir aku Ibunya?"

Fara menghela napas panjang. Ia merapikan bantal dan selimut lalu bergelung di sofa. "Aku yakin Chanyeol setia. Sebrengsek-brengseknya pria, pasti nanti ada saatnya mereka berubah."

Baekhyun berdecak sinis, "Ya, dia memang setia. Tapi gundukkan yang menggantung di antara kedua kakinya itu yang tidak setia."

"Kau ini! Bicaramu sudah seperti orang paling suci. Kau lupa Baek, kau juga selingkuh dengan Jo. Kau kira aku tidak tahu apa yang seorang perempuan dan laki-laki lakukan di dalam apartemen. Apalagi mereka saling cinta. Cih... Palingan kau tidur dengan Jo karena tidak mendapat jatah dariku."

Baekhyun menatap Fara sinis, "Kita berada di bawah apartemen yang sama selama 6 bulan. Lihat, apa aku bernafsu denganmu? Selain karena kau tidak menarik, aku juga masih punya etika. Aku tidak akan menidurimu tanpa ikatan yang jelas."

"Dan asal kau tahu, aku dan Jo hanya bertemu di pagi hari selama 10 menit, itu tidak cukup untuk dipakai bercinta. Kau jangan berpikir aneh-aneh. Sudah, sana tidur!"

Fara hanya merenggut. Ia membalikkan tubuhnya membelakangi Baekhyun. Kenapa pria itu sangat susah untuk digapai? Apa Fara bisa menggeser nama Jo di hati Baekhyun? Dia dan Jo bagai langit dan genangan lumpur. Jo terlalu sempurna untuk ukuran perempuan. Wanita itu memiliki segalanya, sedangkan Fara? Ah, Fara tidak ingin merendahkan dirinya sendiri. Tapi, bersanding dengan Jo membuat Fara terlihat kecil.

"Kau sudah tidur?" Baekhyun bersuara, setelah tadi sibuk mengoceh.

Fara menggeleng, lalu menggeser tubuhnya menghadap Baekhyun. Mata mereka saling beradu dari jarak yang cukup jauh. Fara baru sadar kalau Baekhyun mempunyai mata yang indah.

"Aku minta maaf," ujar Baekhyun dengan suara serak.

Fara mengangguk, "Aku juga meminta maaf, karena belum bisa menjadi tameng untukmu. Selama 6 bulan ini aku tidak bisa menjalankan tugasku dengan baik. Pekerjaanku hanya menyusahkanmu saja. Mulai hari ini, aku janji akan berubah secara perlahan. Kau mau menungguku'kan, Baek? Aku ingin menjadi perempuan yang lebih baik."

Baekhyun tersenyum, "Iya, aku akan menunggumu. Kalau bisa jangan merokok lagi, itu tidak sehat."

Fara mengangguk, ia mengusap air matanya. Baekhyun yang melihat hal itu terkekeh, "Sejak kapan kau bisa menangis?"

"Sudah, jangan cengeng! Cengeng itu bukan gayamu."

"Aku juga perempuan. Coba kau pikir, bagaimana perasaanku saat tahu Jo hamil dan selama ini kau selalu mengunjungi apartemennya? Aku kira bayi di kandungan Jo---"

"Bukan anakku, Ra. Kau bisa memotong leherku kalau anak di perut Jo itu anakku."

Baekhyun beranjak dari ranjangnya, lalu duduk di sofa yang sama dengan Fara. Gadis itu masih berbaring dengan mata memerah menahan tangis. "Kau percaya padaku, kan?"

Fara mengangguk, ia mengusap air matanya.

"Berhenti menangis. Aku minta maaf karena selingkuh tanpa izinmu. Lain kali aku akan meninta izin terlebih dahulu." Baekhyun mengerling.

Fara mendengus. Satu hari saja, tidak bisakah Baekhyun bersikap manis hanya satu hari?

"Jadi, kau ingin tidur di sofa atau di ranjang? Ini kesempatan langka. Kapan lagi kau bisa tidur di ranjang yang sama dengan Top Star Hallyu?"

Fara memutar bola matanya, "Kau yakin? Aku tidur suka bergerak kemana-mana."

"Akan kupeluk----aaaaaww sakit, Ra." Baekhyun mengusap lengannya karena mendapat cubitan dari Fara.

Wanita bar-bar itu melotot, "Awas ya, jangan macam-macam."

Dengan wajah merah padam Fara beranjak dari sofa untuk tidur di ranjang yang sama dengan Baekhyun. Fara menggigit bibirnya, semoga dia tidak mengeluarkan iler.

"Tunggu apa lagi, ayo tidur!"

Fara mengangguk, lalu merebahkan tubuhnya di ranjang. Aigo... Debaran jantungnya keras sekali. Fara memejamkan matanya, berbalik, mengunggungi Baekhyun.

Ah, semoga pria itu tidak mendengarnya, kalau tidak, Fara akan malu sekali.

'Hei, jantung! Berhenti berdebar,' mohonnya.

'Hei, jantung! Berhenti berdebar,' mohonnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Top Hallyu and Me (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang