DUA PULUH LIMA

93 64 89
                                    


TANDAI TYPO⚠️⚠️
Flw @xyyzhre

Hari ini adalah hari Minggu. Dimana semua orang memberhentikan pekerjaannya untuk beristirahat di rumah. Mungkin diantara kalian banyak mengisi waktu libur dengan rebahan di rumah. Begitupun dengan gadis satu ini, sudah jam sembilan pagi, gadis itu masih terlelap di atas kasur.

"Bangun.. ahel.. hiks hiks"

Sedari tadi Lula sudah menggoyangkan tubuh Rachel agar segera bangun. Sudah satu jam gadis itu berada di kamar Rachel namun sepertinya Rachel sedang simulasi mati suri.

Setelah merasa ada yang mengganggu jam tidurnya, akhirnya Rachel terbangun dengan tatapan buram menatap penjuru ruangan.

Rachel menyeka matanya supaya pandangan nya terlihat jelas. Ketika sudah jelas terlihat Lula yang duduk di dekat meja belajar Rachel sedang meringkuk menangis.

"Lula, ngapain nangis disitu" katanya dengan suara khas bangun tidur.

Lula menoleh dengan mulut yang cemberut. Matanya sudah merah, sejak tadi gadis itu menangis di kamar Rachel. "Aku dari tadi bangunin kamu buat joging bareng tapi kamu gak bangun-bangun kata mati suri, lagi mimpiin apaan sih kok lama banget bangunnya" serobot Lula merasa kesal dengan Rachel.

"Maaf, semalam abis nonton drakor"

Tanpa di duga, Lula melempar tas ransel Rachel ke muka Rachel. Gadis itu terkejut dan langsung menangkap tas itu dengan sigap.

"Kenapa gak ajak aku kalo nonton drakor!" Sewot Lila sedikit emosi.

Rachel menghela nafas. "Semalam gue udah gedor-gedor pintu Lo. Tapi gak ada jawaban" katanya sambil menaruh tas itu di dekat meja belajar.

"Aku tidur duluan" jawab Lula cengengesan.

Dugaan Rachel benar, mana ada seorang Lula tidur selarut dirinya. Jam delapan aja gadis itu sudah terlelap dengan air liur yang menempel di sudut bibir.

Ting!

Ponsel Rachel menyala, tertara nama Levan mengirim pesan. Dengan cepat Rachel mengambil ponsel itu di atas nakas dan membalas pesan Levan.

Kak Levan
Hari ini free?

Me
Free kak, emang ada apa?

Kak Levan
Make up yang cantik. Aku jemput setengah jam lagi.

Me
Kak aku baru bangun.
Mau kemana?
Kak..
Kebiasaan banget suka ngedadak.
Bales dulu kak..
Oke, oke. Aku siap-siap mau mandi. Kakak jangan buru-buru Dateng nya.
Read

Rachel mendengus sebal. Levan selalu saja seperti ini. Selalu saja dadakan jika ingi bepergian tanpa memberi aba-aba.

Lula yang melihat Rachel membereskan tempat tidur lalu pergi ke kamar mandi mengerutkan keningnya. "Mau kemana?."

"Mau jalan sama kak Levan"

Kemudian Lula naik ke atas kasur dan mengacak-acak kembali kasur itu. "Giliran kak Levan aja langsung gercep. Padahal aku mau ngajak kamu Nobi hel.. ada film baru di bioskop" rengek Lula sambil menepuk-nepuk kasur busa milik Rachel.

"Lain kali aja, soalnya kak levan udah otw mau kesini"

Rachel tidak memperdulikan Lula yang masih merengek meminta untuk menemani menonton bioskop. Kalaupun Rachel menolak ajakan Levan, cowok itu akan tetap datang. Keras kepalanya tidak jauh seperti Damian.

Sejahat Takdir [SELESAI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang