TIGA

178 134 123
                                    

Selamat malam Minggu, mblo
.
.
Komen sama bintangnya🤍🤍
.
.
Selamat membaca🌹

°°°°

Dipagi hari yang cerah, matahari menyoroti bumi dengan sinar yang memancarkan kehangatan.

Hari ini adalah hari pertama Rachel MOS di universitas barunya. Cewek itu sedang menghadap gerbang berwarna hitam dengan rambut di kuncir dua menggunakan sedotan dan topi yang di buat dari kardus tak lupa pula dengan name tag dengan tulisan 'Rachel'.

Semua itu sudah di siapkan oleh Rachel beberapa tempo yang lalu.

Matanya berbinar melihat bangunan yang begitu besar dengan tekstur cat berwarna putih dan coklat.

Rachel berjalan sambil melihat-lihat bangunan yang begitu megah. Banyak pasang mata yang melihat dan menyapanya. Rasanya Rachel tidak sabar mempunyai teman baru, setelah sekian lama ia tidak berteman.

Papa liat aku kan? Pasti papa bangga ya sama Rachel? Papa terus liat aku ya, aku janji akan membuat mama bangga sama Rachel. Batin Rachel sambil melihat langit yang begitu cerah di temani awan-awan besar.

"SEMUA SISWA/SISWI BARU, MEMASUKI RUANG AULA YANG BERADA DI DEPAN BELAKANG LAPANGAN BASKET, CEPAT!!" Ucap Via pada pengeras suara.

Semua mahasiswi baru berbondong-bondong menghampiri ruangan tersebut.

Tetapi Rachel berhenti karena tali sepatunya lepas. Dengan sigap cewek itu berjongkok membenarkan ikat tali sepatunya dengan asal.

Lalu ia berlari ke aula, namun sedikit terlambat. Itu belum menjadi masalah untuk para senior. Keterlambatan Rachel hanya dua menit, masih bisa di maklumkan.

"kamu ikut ke barisan ketiga" titah salah satu senior menunjuk Rachel.

"Hari ini kalian harus mengumpulkan informasi tentang universitas ini"

"Kak" sela mahasiswa, mengangkat tangan.

"Ketik or tulis tangan?"

"Ketik, tapi harus sebanyak tiga lembar" tegas via selaku ketua acara MOS hari ini.

"DIMULAI DARI SEKARANG!!"

Mereka berhamburan mencari tempat yang nyaman untuk duduk dan mencari tugas yang di berikan oleh kakak seniornya.

"Eh Lo tau tentang universitas ini?" Tanya siswa yang berada di samping Rachel.

Perasaan Rachel benar-benar tidak yakin, jika ada seseorang yang bertanya pada dirinya. Hari ini Rachel benar-benar bahagia, tak sia-sia ia menerima beasiswa dari sekolahannya.

"Jangan bengong dong, jawab" tegas siswa itu menepuk pundak Rachel yang sedari tadi melamun.

"Ah iya maaf, tadi Lo tanya apa?"

"Tau tentang universitas ini gak?" Siswa itu diam menunggu jawaban Rachel. Namun Rachel menggeleng cepat.

"Bodoh! Sia-sia gue nanya sama Lo" siswa itu pergi meninggalkan Rachel yang kini wajahnya amat sangat bahagia tapi kembali kecewa.

Tuhan.. kenapa tuhan gak mengijinkan Rachel mempunyai teman. Walaupun cuma satu itu sudah membuat Rachel bahagia. Batin Rachel.

Cewek itu tidak memikirkan omongan siswa tadi, ia mencari-cari informasi melalui internet. Di sana banyak sekali informasi tentang universitas ini, dengan sigap Rachel meng copy teks tersebut ke dalam wps office.

°°°°

Cewek berambut sebahu itu berjalan menuju koridor. Rachel membawa tiga lembar HVS yang sudah ia isi dengan informasi universitas ini. Tetapi ia tidak sengaja menabrak seseorang.

Sejahat Takdir [SELESAI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang