29

30.6K 2.2K 81
                                    

Dentingan musik yang cukup memekik telinga. Sedari tadi Galaxy sudah menghabiskan minuman alkohol-nya yang seharga jutaan.

Cowok itu baru sadar kalau selama ini ia selalu di bohongi oleh gadisnya sendiri. Galaxy lagi-lagi meneguk minuman keras itu dengan sekali tegukan.

"Satu lagi!" teriak Galaxy.

Sahabat nya menatap Galaxy dengan khawatir dari tadi Galaxy enggan untuk bicara.

"Stop! Gak usah minum lagi!" ucap Darren datar.

Galaxy menatap tajam sepupunya dengan mata memerah.

"Siapa Lo nyuruh gue berhenti!" sahut  Galaxy dingin.

"CK, sudah 11 wine Lo minum! Kalau lo ada masalah gak usah kayak gini," ujar Darren menatap tajam Galaxy.

Pyur

Galaxy melempar botol itu membuat para pengunjung Club langsung terdiam.

"Brengsek!" desis Galaxy lalu berjalan keluar dari club dan melajukan motornya dengan keadaan mabuk.

Sahabat nya segera menyusul Galaxy dengan cepat takut cowok itu kecelakaan. Sampai di apartemennya ia langsung menendang pintu itu guna mencari keberadaan Cia dengan wajah merah padam.

"CIA!" teriak Galaxy dengan suara menggema memenuhi apartemen nya.

Galaxy tidak mendapatkan CIA di dalam apartemennya dan itu membuat Galaxy semakin marah,

Di luar apartemen sahabatnya kini tengah was-was mengawasi Galaxy.

"Samperin  aja lah," ucap Juan panik.

"Bodoh! Kalo lo mau hidup lama gak usah samperin Galaxy dulu," sahut Faisal kesal.

"Namanya juga panik," balas Juan memutar bola matanya malas.

Didalam apartemen ia  dengan penuh amarah Galaxy melempar Tv sehingga layar tv itu retak.

"BERANINYA LO KABUR DARI GUE CIA!" teriak Galaxy marah seraya mengambil pisau kecil.

Dia lalu melangkah menuju kamar mereka dengan tatapan tajam dan aura mencekam, nafas Galaxy yang kian memberat. Setibanya di kamar itu ia membukanya dengan kasar dan sama saja ia tidak mendapatkan Cia.

"SIALAN! LO JANGAN MAIN-MAIN SAMA GUE! CEPAT KELUAR LO! KALAU LO GAK KELUAR GUE PASTIKAN AKAN MEMBUNUHMU DETIK ITU JUGA! JALANG!" murka Galaxy serak sambil meninju cermin dengan napas memburu nan berat.

"ARRRGHH! GUE PASTIKAN LO MENDERITA UDAH BOHONGI GUE!" teriaknya lagi frustasi seraya menarik rambutnya kuat.

Baru kali ini ia marah besar pada Cia padahal dulu ia selalu bersikap lembut gadis itu. Sebenarnya Galaxy mempunyai sifat yang temperamen yang membuat Galaxy tidak sanggup untuk mengendalikan diri nya.

Bugh

Sret

Bugh

Ia memukul tembok dengan kesetanan ia tidak perduli darah yang mengalir di tangannya.

"LO DIMANA!" teriak Galaxy dengan wajah merah.

"Sial sial!"

Sedangkan di Itali

Seorang gadis baru saja menyelesaikan tugas kantornya, gadis itu harus mengistirahatkan tubuh nya sebelum misi mereka dimulai.

Disinilah ia menatap cttv yang sudah di pasang di apartemen Galaxy tanpa di sadari cowok itu, ia menatap sendu  Galaxy yang terlihat kacau.

Deg

Tubuh gadis itu menegang dan hatinya menjerit sakit terasa teriris  kala mendengar teriakan dari Galaxy yang menyebutnya Jalang. Ia memejamkan matanya membiarkan air mata yang mengalir.

𝐆𝐚𝐥𝐚𝐱𝐲𝐜𝐢𝐚 (TAHAP REVISI)☑️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang