24

28.8K 2.1K 11
                                    

"kak Galak, " panggil Cia pada Galaxy yang tengah menutup matanya dengan kepala di sandarkan di atas sofa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"kak Galak, " panggil Cia pada Galaxy yang tengah menutup matanya dengan kepala di sandarkan di atas sofa.

"Sini bayi kecil," ucap Galaxy menepuk paha-nya bermaksud agar Cia duduk di pangkuannya.

Cia lalu melangkah mendekat pada Galaxy, cowok itu menarik pergelangan tangan Cia dan gadis itu terjatuh tepat di atas paha Galaxy.

Galaxy mendorong sedikit kepala Cia agar menempel di dada bidangnya.

"Kak Galak kenapa?" tanya Cia polos sambil mendongakkan kepalanya.

Galaxy tersenyum lalu mengecup bibir nya

Cowok itu hanya menggeleng kepalanya pelan.

"Jangan pernah tinggalin Cia." lirih Cia tiba-tiba.

Galaxy menunduk guna melihat wajah gadisnya yang selalu bikin ia nyaman.

"Siapa yang  ninggalin kamu sayang hm?" tanya Galaxy semakin mengeratkan pelukannya.

"Kak Galak, mungkin aja suatu saat nanti kaka  ninggalin Cia," ucap Cia sendu.

Galaxy menangkup kedua pipi nya dan menatap dalam bola mata Cia.

"Dengerin Kakak sayang, kakak nga pernah berpikiran untuk ninggalin kamu sayang, atau nyari gadis lain, bagiku kamu udah cukup untukku."

"Kalah ada masalah kita bicarakan baik-baik," lanjut Galaxy menatap gadisnya lembut.

"Sayang kak Galak," ujar Cia memeluk erat Galaxy yang dibalas tak kalah erat.

"Cia mau minta sesuatu sama kak Galak,"

"Minta apa hm," ucap Galaxy.

"Janji ngga boleh marah sama Cia," ucap Cia sambil mengalungkan tangannya di leher Galaxy.

"Promise,"

"Cia mau es krim," cicit Cia menunduk sambil memainkan jari tangan besar Galaxy.

"Baik sayang, kakak akan belikan," ucap Galaxy senyum.

"Beneran?!" tanya Cia dengan antusias, dibalas anggukan kecil dari Galaxy

____

Malam ini turun hujan dengan deras.

"Terlalu dingin," ucap Galaxy sambil merapatkan selimut mereka.

Cia mengangguk kemudian ia melepas  tangannya dari pinggang Galaxy, kini ia memasukkan tangannya di balik baju Galaxy.

"Ah, hangat juga," ucap Cia saat merasakan kehangatan di tangannya.

Galaxy hanya membiarkan tangan gadisnya yang berada di atas perutnya.

"Kaki kamu dingin sayang," ucap Galaxy kala merasakan telapak kaki gadisnya yang dingin sangat.

Dia lalu bangkit dari tidurnya sedangkan Cia menatap Galaxy binggung.

𝐆𝐚𝐥𝐚𝐱𝐲𝐜𝐢𝐚 (TAHAP REVISI)☑️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang