13

36.9K 2.7K 32
                                    

Saat akan menuju kelas nya lagi, Cia mendengar suara teriakan histeris semua orang yang berada di lapangan basket

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Saat akan menuju kelas nya lagi, Cia mendengar suara teriakan histeris semua orang yang berada di lapangan basket. Ia mengerutkan keningnya.

Karna terlalu penasaran ia pun menuju para siswi itu sampai di sana ia melihat Galaxy sama sahabat nya sedang bertanding. Cia tidak ada niatan untuk mendukung Tunangan-nya

Di tempat Galaxy pula tak sengaja mata tajamnya itu melirik Cia yang berdiri tak jauh dari tempat duduk mereka. ia tersenyum kecil pada gadis itu namun ia harus menelan kekecewaan Karna Galaxy yang lihat tidak ada senyuman di wajah cantik Gadis nya.

"Bos!" panggil Faisal. Galaxy tersentak kaget dan melemparkan bola basket ke arah Faisal.

Kini Galaxy kembali fokus.

Sekitar 1 jam mereka bertanding kini Galaxy beserta sahabat nya sedang beristirahat belum lagi para siswi yang berebutan untuk memberikan mereka air minum kalau Juan dan Faisal jangan ditanya lagi mereka tanpa tau malu merebut salah satu air minum siswi yang akan di kasih sama Galaxy.

Tamara dengan semangat menuju Galaxy dengan senyum semanis mungkin.

"Ini untukmu, aku tau kamu haus," ujar Tamara lembut.

Namun itu membuat mereka mual akan suara lembut Tamara yang di buat-buat, Galaxy mengambil air minum itu membuat hati Tamara berbunga-bunga.

Tanpa di duga Galaxy memberikannya ke teman tim-nya.

"Kenapa dikasih sama dia?" tanya Tamara kesal.

"Ngga sudi gue minum bekas Lo,"

Ia emang air minum yang Tamara kasih itu bekas nya sendiri, Tamara berdecih  kesal tak ingin menyerah Tamara mengambil handuk dari tangan Galaxy dan mengelap keringat di dahi cowok itu.

Galaxy yang masih terkejut kembali menetralkan wajahnya.

Sedangkan Cia saat ini berada di paling belakang, bahkan saking mungilnya tubuh Cia ia tidka bisa terlihat Karna segerombolan para siswi, ia mendengus ia melihat tepat didepan matanya dimana tunangan-nya itu membiarkan nenek lampir mengelap keringat nya.

Cia meremas kuat-kuat botol itu lalu ia menundukkan kepalanya menatap botol yang baru saja ia remas seketika terbit senyum miring di wajah cantiknya.

Dengan santainya Cia melempar kan botol Aqua dingin itu dan mendaratkan botol itu tepat ke kepala Tamara.

Bugh

Suara botol yang di lempar itu cukup keras membuat tubuh Tamara terjatuh dengan wajah mencium aspal lapangan basket para murid tertawa terbahak-bahak.

"Hahaha, wajah Lo kayak monyet," tawa Faisal keras.

"Buset deeh hahahah, benjolan pulak," ucap Juan sambil memegangi perutnya.

Tamara bangkit kemudian merapikan rambut dan pakaiannya. Ia lalu menatap segerombolan murid.

"SIALAN! SIAPA YANG NGLEMPAR BOTOL INI HAH!" teriak Tamara marah.

𝐆𝐚𝐥𝐚𝐱𝐲𝐜𝐢𝐚 (TAHAP REVISI)☑️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang