19

70.6K 7.9K 206
                                    

*****

Pagi ini Leya berangkat sekolah pagi-pagi sekali menggunakan motor matic nya kemarin.
Alasan kenapa dia berangkat pagi sekali karena dia tau pasti nanti dia malah di introgasi para abangnya. Yakin kalau temennya si buluk itu udah cerita pasal dirinya yang ngehajar komplotan musuhnya kemarin.
Daripada nanti bingung setengah mampus gak bisa jawab mending kabur dulu aja.

Ketika sampai sekolah, kondisi kelasnya masih lumayan sepi. Hanya beberapa anak saja yang udah datang, termasuk si ketua kelas Satria Bomin Jatmiko yang saat ini sedang duduk membaca buku di mejanya.

" Eh pak ketu rajin bener udah stand by dikelas. " ucap Leya.

" Biasanya jam segini juga gue emang udah berangkat Le. Harusnya gue yang tanya, gak biasanya lo udah berangkat pagi gini. " jawab Bomin menyahuti ucapan Leya.

" Hehehe.. " cengir Leya dengan menampilkan wajah bodohnya.

Bomin yang melihat cengiran Leya pun hanya menggelengkan kepala. Leya pun memutuskan untuk menuju bangkunya dan menelunkupkan kepalanya ke meja. Tidur.

Selang beberapa menit kelas pun mulai ramai murid berdatangan. Somi yang saat itu baru sampai bersama Ryujin pun menghampiri Leya yang saat ini masih menikmati tidur paginya.

BRAKK !!

" Eh KODOK KODOK!! " Kaget Leya yang langsung terbangun. Leya yang masih linglung dari tidurnya pun melihat sekitarnya yang ternyata sudah banyak teman kelasnya yang sudah datang.

" Enak banget lo tidur. Masih pagi ini Aleeee... " ucap Somi.

Leya yang mendengar ucapan Somi pun hanya mendengus pelan.

Tak lama bel masuk pun berbunyi. Semua murid Mipa 1 pun mulai berhamburan ke bangku masing-masing. Kecuali Leya yang saat ini tengah bingung kemana teman sebangku nya Minju. Namun tak berlangsung lama, Minju memasuki kelas dengan ngos-ngos an.

" Telat lagi Ju? " tanya Chaewon.

" Iya.. Aku tadi bangunnya kesiangan. " jawab Minju dengan lesu.

" Lagi?? " Leya yang bingung dengan ucapan Chaewon. Berarti selama ini Minju sering telat gitu ?

Leya sebenarnya mau bertanya lagi, namun tak bisa karena guru sudah mulai memasuki kelasnya. Akhirnya dia tak jadi bertanya.

Disisi lain, para inti Scorpion minus Chandra dan Renjun sedang bolos di rooftop. Mereka sedang berdiskusi mengenai pengeroyokan Chandra kemarin. Mereka merencanakan untuk membalas Argos. Bagaimanapun mereka gak terima salah satu anggota nya dikeroyok.

" Jadi gimana? " tanya Felix.

" Kita serang aja ke markasnya. " sahut Alvan.

Mereka pun mengarahkan pandangan pada Sunwoo selalu leader untuk memutuskan.

" Oke. Nanti malam kumpul dulu di basecamp. " ucap Sunwoo.

" Ashiaapp.. " jawab Hyunjin, Jaemin, dan Alvin bersemangat.

**

Memasuki waktu istirahat, kantin pun mulai ramai murid berdatangan untuk mengisi perut lapar para siswa. Begitu juga Leya dkk. yang sekarang sudah memakan pesanan masing-masing.

Apalagi Leya yang begitu fokus pada makanannya tanpa merasa bahwa seseorang sedang duduk di depannya memperhatikannya sejak lima menit yang lalu.

Ketika dia mendongak untuk meminum jus nya, dia baru sadar bahwa ada seseorang di depannya. Dia mengerutkan dahi bingung merasa tidak kenal siapa di depannya.

A to BarBarTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang