5

100K 11.5K 406
                                    

*****

Cklek

Semua orang yang berada di ruangan tersebut menoleh ke arah pintu yang baru saja dibuka oleh seseorang.

Leya, pelaku yang membuka pintu itu tercengang melihat apa yang ada dihadapannya. Kaget dia cuy baru buka pintu udah disambut wajah-wajah ganteng di ruang tamu rumahnya itu.

Yang di dalam juga kaget tiba-tiba ada cewek cantik buka pintu. Kemudian satu orang cowok menghampiri Leya yang masih tercengang.

" Lo siapa? " tanya si cowok

Leya yang ditanya hanya diam sambil menatap cowok yang baru saja bertanya padanya. Terpesona dia,

'Duh ganteng banget ni cowok, mami kok gak bilang sih ada cowok-cowok ganteng di rumah.' batin Leya.

Si cowok pun bingung pertanyaan nya gak dijawab malah ni cewek liatin dia terus, salting dong dia. Untungnya si mami datang di waktu yang tepat.

" Ngapain ini berhenti di depan pintu? " tanya mami.

" Ini sia- " si cowok yang mau jawab gajadi kepotong omongan Leya.

" IH MAMII.... Kenapa gak bilang kalo ada banyak cowok sihh. Kan adek malu keliatan gak rapi gini. Ngambek nih adek. Tapi mi, Adek bakal maafin mami asalkan DIA jadi pacar adek! " tukas Leya memasang wajah pura-pura kesal sambil menunjuk cowok yang tadi bertanya padanya.

Semua yang ada disana terkejut mendengar ucapan Leya. Si mami lebih kaget lagi, sabar aja mami tuh kalo gak ingat anak gadisnya itu lagi amnesia.

" Adeekk.. " panggil mami. Leya yang dipanggil pun menolehkan kepalanya.
" Ini kakak kamu, sayang. " jelas mami sambil tersenyum maklum.

Leya yang mendengar itu langsung tercengang. Begitu pun para cowok yang ada disana.

Si cowok yang kata mami adalah kakak Leya itu tersadar dari lamunannya pun bingung, dan menanyakan maksud dari perkataan mami.

" Maksud mami? "

" Hm? Apanya? Kamu kan emang kakaknya adek, ini adek kamu Leya. "

" H-hah?? " semua cowok yang ada disana terkejut  mendengar fakta yang baru saja terungkap.

" Yang bener aja mi, ini Leya? Mami salah kali'. Liat aja tuh penampilan nya aja udah beda gitu kok. " kata salah satu cowok yang berkumpul di ruang tamu.

" Apasih kamu Alvin. Nah Leya, ini kakak pertama kamu namanya Arion Hexa Hermawan, dan yang barusan nanya itu juga kakak kamu Alvindra Rexa Hermawan, disebelahnya itu kembarannya, Alvandra Rexa Hermawan. "

'Lah buset kakak gue ternyata'

" Oohh.. Iya mamii. "

" Yaudah mending kamu istirahat ke kamar kamu dulu, pasti capek kan kamu. "

Leya pun mengangguk dan bersiap berjalan menuju tangga ke lantai dua. Namun sebuah suara membuatnya menghentikan langkahnya.

" Tunggu-tunggu,, maksud mami ini beneran Leya? Terus kenapa mami jelasin kita ke dia? "

Semua lelaki disana ikut menolehkan wajah ke mami. Mereka juga bingung mengapa mami temannya itu memperkenalkan anak laki-lakinya jika memang itu adalah Leya.

" Iya ini Leya. Dia emang udah berubah kok. Terus mami kenalin kalian itu karena Leya amnesia. "

Mereka pun terkejut mendengar fakta yang terungkap. Belum cukup mereka bingung melihat penampilan Leya yang sangat berbeda 180°, namun mereka juga terkejut bahwa tingkah Leya yang berbeda itu karena amnesia.

" Amnesia? Cih.. Mami percaya gitu aja? Siapa tau dia cuma akting. " sahut Alvin.

" Iya tuh tante. Leya kan suka cari perhatian tuh. Bisa aja kan dia pura-pura amnesia biar dapet perhatian. " bela salah satu laki-laki yang kulitnya agak kecoklatan.

Dan tanggapan itu diangguki oleh teman-temannya sebagian. Leya yang mendengar itu pun membuka suara.

" Heh sembarangan lo buluk! Ngapain juga gue pura-pura gak ada kerjaan banget. "

Mereka yang berada di ruangan itu menahan tawa mendengar Leya mengatai temannya itu. Tentu saja yang di ejek tidak senang.

" Ya bisa aja kan lo. Dan lagi enak banget tuh mulut ngatain gue buluk, orang gue ganteng wajah gue berkilauan gini kok. "

" Halah emang kenyataannya lo buluk gak usah sok glowing lo. "

Si cowok pun mencebikkan bibirnya dengan kesal.

" Udah, adek sana ke kamar aja istirahat bukan malah debat sama temen kakak. " kata mami.

Leya melanjutkan jalannya yang tertunda.
" Kalian juga tolong bersikap baik sama adek kalian. Mami tuh pengen lihat kalian akur. "

" Gak segampang itu mi. " jawab Arion,
Ketika mami ingin menyahuti lagi, namun sebuah teriakan yang berasal dari tangga atas menyapu pendengaran semua orang disana.

" MAMIII... KAMAR ADEK YANG MANA?? ADEK LUPA!!"

*

*

*

*

*
_Bersambung_

A to BarBarTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang