2

127K 12K 466
                                    

*****

Disisi lain di sebuah pesta.

" Apa-apaan sih lo hah! Gua dah peringatan lo jangan ganggu cewek gue lagi. Mau lo tuh apa sih! " marah seorang cowok.

" Jeno.. Aku tuh gak suka kamu deket-deket sama cewek itu. Lagian kenapa sih kamu gak pilih aku.. Aku lebih baik dari dia yang gak ada apa-apa nya! "

" Cihh.. Jelas dia lebih baik dari lo. Dia gak kayak lo yang suka pakek baju kurang bahan kek orang mau ngejalang. Dan ya, dia gak kayak lo ngejar-ngejar cowok yang udah jelas gak suka sama lo. Lo tau, lo lebih pantes disebut murahan ngerti lo! " jelas si cowok yang bernama Jeno.

" Murahan kamu bilang?! Aku tuh gini buat cari perhatian kamu Jen-"
" STOP! Stop Leya! Gue udah bilang berkali-kali gua gak bakal suka sama lo! Jadi berhenti ganggu hidup gue lagi! "

Ucapan gadis itu terpotong karena bentakan dari Jeno. Si gadis, yaitu Analeya Lexa Hermawan yang kerap kali dipanggil Leya. Merupakan anak dari keluarga yang kaya raya yang juga memiliki 3 kakak laki-laki.

Namun kehidupan Leya tak semulus ekonomi hidupnya. Leya dibenci oleh keluarganya sendiri karena sesuatu yang terjadi di masa lalu. Hanya mamanya yang tidak membenci dirinya.

Leya berusaha untuk mencari perhatian keluarganya terutama ayah kakak-kakaknya. Bersikap manja dan kekanakan. Hingga Leya yang berpakaian seksi dan kurang bahan begitu juga dengan make up wajah yang berlebihan. Bahkan disekolah,Leya juga sering berbuat ulah dan membully murid yang tidak disukainya. Namun semua itu tetap tidak membuat keluarganya memperhatikan nya.

Leya menyukai teman kakaknya yang bernama Jeno Darmawan. Leya pun juga berusaha mendapatkan hati teman kakaknya tersebut berharap setidaknya orang yang dia suka menyayangi dirinya. Namun lagi-lagi Leya tak bisa mendapatkan kasih sayang dari lelaki yang disukainya.

Aula pesta kini penuh dengan bisik-bisik gunjingan yang mengarah pada Leya. Tak ada yang berniat untuk membela Leya satu orang pun. Bahkan ketiga abang kandung Leya juga ada disana, namun mereka acuh tak acuh dan hanya menonton.

Keributan itu dimulai saat Leya melihat orang yang dicintainya, Jeno merangkul seorang gadis. Leya tau gadis itu, bahkan gadis itu juga pernah menjadi korban bully olehnya. Heejin namanya, gadis pendiam yang sayangnya mampu memikat hati seorang Jeno.

Leya yang melihat itu pun marah dan menghampiri mereka. Leya menarik paksa tangan gadis itu dan menyeretnya menuju kolam renang. Dan tanpa kasihan Leya menceburkan Heejin ke kolam yang dingin itu.
Yahh.. Hal itu membuat Jeno marah besar dan terjadilah pertengkaran tadi.

Leya yang mendengar penuturan Jeno padanya merasa terluka. Apa lagi dikatai murahan oleh lelaki yang disukainya membuatnya sakit hati. Leya yang tak ingin mendengar cacian dan bisikan semua orang disana memilih untuk pergi meninggalkan tempat.

Leya terus saja berjalan tak tentu arah. Penolakan dari lelaki yang disukainya membuatnya tak memiliki semangat lagi. Leya menangis, meratapi hidupnya yang tak sesuai harapannya membuatnya tak sanggup menahan air matanya jatuh membasahi pipi.

Tanpa sadar Leya berjalan ke tengah jalan. Dari arah belakang ada truk sedang melaju cepat ke arahnya. Bunyi klakson dan teriakan orang disekitar berusaha meneriaki nya untuk minggir. Namun seakan tuli, Leya tak mengindahkan suara-suara itu.

BRAK

Bunyi benturan yang menyita pendengaran itu membuat banyak orang datang mengerumuni datangnya bunyi.

Astaga..

Kasian sekali dia

Cepat panggil ambulans

' Sakit.. Tuhan, aku mau pulang. Sudah cukup aku berusaha kuat hingga kini. Mami.. Maafin Leya. '

*

*

*

*

*

_Bersambung_

A to BarBarTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang