02. - Kita Impas

153K 13.3K 1.6K
                                    

Siap untuk meramaikan kolom komentar!

Selamat membaca Natravers

Selamat membaca Natravers

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

02. - Kita Impas

"5 PUTARAN LAGII"

Teriak pak Danto yang hari itu mengajar mata pelajaran olah raga di kelas Gina. karna gadis ini yang tak membawa buku dan baju olahraga ke sekolah, ia dihukum untuk lari keliling lapangan.

Beberapa menit sudah berlalu dan Gina selesai menjalankan hukuman dari pak Danto. "Lain kali kamu jangan masuk sekolah kalau sampai lupa membawa tas dan baju olah raga begini, mengerti?"

"Mengerti pakk"

Sebenarnya Gina membawa baju olah raga lengkap, tapi itu semua ada di dalam rasel yang sekarang kalian tau sendiri sedang ada di tangan siluman menyebalkan itu.

Gina kesal sambil menghentakan kakinya. Sekarang adalah jam pelajaran kedua dan tasnya masih belum dikembalikan. "Kalian kenapa gak ambilin tasnya?"

"Gue gak berani Ginn, mending lo sendiri aja sana" jawab Ariel sambil mengeluarkan bukunya dalam kolom meja.

"Tapi masa gue harus kekelasnya sihh"

Carina menaikan pundaknya "Yaaa kalau lo mau dihukum sama buk Lopika sih gak usah diambil"

"Udah sana lo ke kelas mereka aja ambil tas lo ketimbang nanti dihukum sama buk Lopika, lo tau kan gimana guru itu kalau udah marah" sambung Ariel.

Gina menggigit bibir bawahnya merasa dilema, apa ia membiarkan saja tas itu tapi nanti buk Lopika pasti menghukumnya, tapi jika pergi menghampiri Aldenatra entah kenapa perasaannya tiba tiba tak enak.

"Sanaaa, pelajaran buk Lopika bentar lagi loh"

Gina menghela nafas berat dan melangkah pergi menuju kelas Aldenatra. Apapun yang akan terjadi disana ia pasti bisa menghadapinya.

Di dalam kelas 11 IPS 2 suasana begitu ricuh, yahh seperti biasanya kelas itu memang tak pernah damai terlebih lagi sekarang jam kosong.

Abimanyu berdiri di depan kelas mulai menyanyikan lagu yang sekiranya ia hapal.

"Maybe if you can see
What I feel through my bone
Every corner in me
There's your presence that grow.... n"

Tatapan Abimanyu sekarang tertuju pada gadis yang sudah berdiri di ambang pintu. Ia menaikan ujung bibirnya lalu melihat Aldenatra.

"BOSS, ADA YANG MAU CIUM LO LAGI NIHH"

Gina membelalak terkejut akan ucapan cowok ini. Enak aja, Siapa juga yang mau mencium cowok itu, jika tidak terpaksa Gina berani bersumpah tak akan pernah menyentuh bahkan seinci dari tubuhnya.

ALDENATRA (TELAH TERBIT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang