06. - Bukan Tamu Tapi Penyusup!

111K 10.5K 906
                                    

Selamat membaca Natravers

NOTE: ❗Jadilah pembaca yang bijak

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

NOTE: ❗Jadilah pembaca yang bijak. visual disini hanya untuk menghidupkan tokoh. Jadi jangan sangkut pautkan cerita ini dengan kehidupan asli para visual❗


06. - Bukan tamu tapi penyusup

Beberapa orang tua murid di minta untuk datang ke sekolah siang ini. Tak dipungkiri Aldenatra Wijaya dengan beberapa teman temannya membuat ulah dengan mencuri sapi milik warga dan menjualnya secara ilegal ke wak Ambyar. Penjual di kantin SMA GLORA.

Wak Ambyar yang ditawarkan sapi hasil curian tentu saja tak sebodoh itu menerima langsung. Beliau melaporkan anak anak nakal ini BK dan langsung ditangani guru guru.

Aldenatra keluar lebih dulu dibandingkan ayahnya dari ruang BK. Cowok itu mengeluarkan baju seragam dari celananya.

"Sampai kapan kamu akan terus menyusahkan ayah seperti ini. Bolak balik ke sekolah hanya untuk mengurusi kamu. Apa kamu fikir ayah tidak memiliki pekerjaan lain!? "

Aldenatra berhenti lalu berbalik menatap ayahnya. Sudah sewajarnya bukan jika anak akan menyusahkan ayahnya?

"Sampai ayah berhenti menyalahkan aku atas kematian bunda"

"Ayah tidak menyalahkanmu tanpa alasan. Sudah jelas kematian Kyra itu karna kamu"

"Kalau gitu aku akan selalu merepotkan ayah"

"Jika tidak melihat umur kamu ayah sudah memasukan kamu kedalam penjara karna kasus pembunuhan!"

Aldenatra tak memperdulikan ayahnya dan lanjut berjalan melenggang dari hadapan Rehan. Pasalnya ancaman itu sudah bosan ia dengar keluar dari mulut ayahnya sendiri.

***

Gina berjalan dengan langkah yang lumayan cepat hendak masuk kedalam kelas membawa dua bungkus roti yang satunya sudah iya makan setengah.

Aldenatra merentangkan sebelah tangannya memberhentikan langkah gadis itu. Tanpa izin lebih dulu Aldenatra mengambil roti yang sudah Gina makan setengah. Gina sontak menoleh kearah Aldenatra.

"Mau kemana lo?" tanya Aldenatra di sela sela ia mengunyah roti.

"Ke kelas kakk" kata Gina. Ia terus memperhatikan laki laki aneh yang memakan setengah roti bekasnya bukan mengambil roti yang belum ia buka.

"Kakak laper?" Aldenatra melirik Gina mengembalikan bungkus roti ketangan gadis itu.

"Nanti pulang sekolah lo bareng gue" kata Aldenatra.

Gina tentu saja menggeleng, untuk apa juga dia pulang dengan laki laki ini. Siapa dia?

"Enggak kak, gue pulang sendiri aja" tolaknya.

"Gue gak pernah tanya lo mau atau enggak. Gue bilang nanti pulang sekolah lo bareng gue"

Setelah mengatakan hal tadi Aldenatra langsung pergi dari hadapan Gina. Gadis itu menghentakan kakinya kesal. Kenapa malah dia sih yang ajak pulang bareng, kenapa bukan kak Alexi aja, Batin gina.

ALDENATRA (TELAH TERBIT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang