28. - Gue Suka Lo Key!

75.3K 7.8K 1K
                                    

Selalu ikuti kisah Aldenatra sampai akhir ya!

Jangan lupa VOTENYA guys!

Follow Instagram:

@ytrmaayyy
@aldenatrawjy

@ginazianyr
@aldaksgar.ofc

Happy reading!

Gina meneguk ludahnya sedikit takut saat melihat Rehan yang berjalan masuk menghampiri dengan tatapan tajam

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Gina meneguk ludahnya sedikit takut saat melihat Rehan yang berjalan masuk menghampiri dengan tatapan tajam. Wajahnya yang datar menatap Gina lekat.

"Siapa kamu?"

Gina mendonga membalas tatapan Rehan. "Saya temennya kak Alden om"

"Orang tua kamu masih ada kan?"

"Iya om"

"Orang tua kamu gak pernah ajarin attitude yang sopan kalau berkunjung ke rumah orang. Terlebih kamu perempuan dan dengan lancang berani masuk kekamar anak laki laki"

Rehan melihat penampilan Gina yang hanya menggunakan celana pendek dan sweater. "Dan dengan pakaian seperti ini. Kamu malah seperti perempuan yang tidak punya harga diri"

Degg

Gina meremas ujung sweaternya mendengar ucapan dari Rehan. Matanya kembali memanas, namun sebisa mungkin ia tidak akan mengeluarkan cairan itu.

Aldenatra kembali masuk kedalam kamarnya setelah berbicara singkat dengan Alexi tadi. Ia melotot sedikit kaget melihat sang ayah yang sudah ada di dalam kamarnya dan berbicara dengan Gina. Lantas ia segera berjalan menghampiri.

"Ayah ngapain disini?"

Rehan beralih menatap Aldenatra. "Seharusnya ayah yang nanya. Kenapa ada perempuan di kamar kamu?"

"Dia cuman ganti baju disini"

"Kalian pacaran?"

Aldenatra mengangguk.

"Lebih baik kalian keluar. Dan jangan sampai membuat nama keluarga Wijaya buruk karna ulah kalian berdua" ucap Rehan dan berlalu dari hadapan mereka keluar dari kamar.

Aldenatra beralih melihat Gina yang hanya terdiam dan sedikit menunduk sejak tadi. Ia yakin jika ayahnya pasti sudah mengatakan suatu hal kepada Gina.

Dengan perlahan Aldenatra menuntun wajah Gina untuk menatapnya. Ia menatap dua bola mata indah gadis ini yang selalu berhasil membuat Aldenatra candu dan tak ingin berhenti setiap kali menatapnya.

ALDENATRA (TELAH TERBIT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang