32. - Hari Pernikahan

76.9K 7.3K 798
                                    

Selalu ikuti kisah Aldenatra sampai akhir ya!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Selalu ikuti kisah Aldenatra sampai akhir ya!

Jangan lupa VOTENYA guys!

Follow Instagram:

@ytrmaayyy
@aldenatrawjy
@ginazianyr
@aldaksgar.ofc

Happy reading!

***

MARKAS ALDAKSGAR

Gema keluar dari dalam kamar mandi sambil menggosok rambutnya yang masih basah. Ia melihat Aldenatra yang pagi ini bukannya pulang membantu orang rumah malah terdiam melamun di markas. Gema duduk di sofa yang tak jauh dari Aldenatra.

"Boss"

"Bos Aldenatra!"

Aldenatra menoleh. "Apa?"

"Lamunin apa sih?"

"Gue gak ngelamun"

"Trus, kenapa lo masih di sini. Gak balik, kan om Rehan hari ini mau nikah"

"Males" jawab Aldenatra lalu menyenderkan kepalanya di sofa. Perlahan ia memejamkan matanya. Akhir akhir ini kepalanya terasa berat. Banyak hal yang ia pikirkan. Tentang Taksa, Rafael, dan masih banyak lagi.

"Anak anak yang lain kemana?"

"Ke rumah sakit" jawab Aldenatra.

"Rafael masih belum juga siuman?"

"Belum"

Gema berdecak kesal. "Alexi memang benar benar harus tanggung jawab. Karna dia, sekarang Rafael jadi begitu"

Aldenatra perlahan kembali membuka matanya dan menoleh kearah Gema. Tangan Gema sudah tergepal sempurnya. Saat membahas tentang Alexi sekarang entah kenapa ia menjadi sangat sensitif.

"Sebenarnya gue pengen tuntut Alexi sekarang juga karna kecerobohannya ini. Tapi karna lo bilang kita tunggu kemajuan Rafael jadi gue masih bisa tahan diri. Tapi kalau sampai keadaan Rafael makin memburuk, gue sendiri yang bakal buat dia nyusul Rafael" tekan Gema.

Rafael dan Gema. Dua laki laki yang sangat akrab dulu, bagaikan dua sudara kandung mereka benar benar sangat dekat. Dan saat Gema tau Rafael menghilang malam itu. Dia adalah orang pertama yang langsung berlari mencari Rafael detik itu juga hingga pagi kembali menyapa.

Dan sejak ia tau jika semua penyebap Rafael sekarang terbaring lemas di rumah sakit adalah Alexi. Hanya melihat laki laki itu saja membuat emosi yang ada di dalam diri Gema membara.

"BOS!!" teriak Abimanyu yang baru masuk kedalam markas dengan langkah buru buru.

Aldenatra mengerutkan keningnya bertanya tanya.

ALDENATRA (TELAH TERBIT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang