21. - Semua Usai

79.9K 8K 1.1K
                                    

ALDENATRA

Story teen fiction by Arx_ima25

Selalu ikuti kisah Aldenatra sampai akhir ya!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Selalu ikuti kisah Aldenatra sampai akhir ya!

Jangan lupa VOTENYA guys!

Follow Instagram:

@ytrmaayyy
@aldenatrawjy
@ginazianyr
@aldaksgar.ofc

Happy reading!

***

Carina dan Ariel sore ini berkunjung ke rumah Gina. Katanya sih ingin membantu gadis ini bersiap siap untuk acara ngedate nanti malam. Dan seperti biasa dua sahabatnya ini yang malah lebih excited. Caca mendapat bagian merias wajah dan rambut Gina. Sedangkan Ariel bertugas untuk memilihkan fashion yang akan dikenakannya. Malam ini mereka benar benar akan membuat Gina semakin cantik.

"Kalian mau ngedate kemana? Bioskop, cafe, mall, atau mana?" Caca penasaran.

Gina terdiam lalu menggeleng pelan. Ia juga tak tau kemana tujuannya akan dibawa Aldenatra nanti malam. Laki laki itu tak mengatakan apapun. "Gue juga gak tau. Ikut kak Alden aja"

Ariel membawa baju dres simpel berwarna putih dengan ikat pita berwarna biru di pinggangnya. "Lo pakai ini aja" kembali ia meraih sebuah tas jinjing kecil yang senada dengan warna pita tadi. Biru.

"Dan lo bawa tas ini juga"

"Kenapa putih?"

"Karna, kak Aldenatra pasti outfitnya itu bakalan warna hitam. Gue yakin 100% kalau dia bakal pakai jaket kebanggaannya, jaket ALDAKSGAR. Jadi lo pakai ini aja" jelas Ariel.

Ia sangat hapal dengan outfit anak ALDAKSGAR. Mentok entah kemanapun itu pasti mereka tidak akan lupa menggunakan jaket kesatuan mereka yang dipadukan dengan outfit serba hitam. Dan tidak lupa slayer hitam yang menutupi sebagian dari wajah mereka. Karna kan Ariel juga pernah sangat dekat dengan salah satu dari mereka. Jadi ia tau banyak lah tentang anak ALDAKSGAR.

Gina mengangguk mengiyakan.

***

Sudah hampir 1 jam lamanya laki laki dengan jaket kulit ALDAKSGAR duduk sambil menatap batu nisan pada sebuah kuburan lama.

Itu Aldenatra, ia menatap kosong batu nisan bundanya. Sudah menjadi sebuah agenda jika malam dimana usianya akan bertambah, laki laki ini pasti akan datang mengunjungi makam sang bunda.

ALDENATRA (TELAH TERBIT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang