18. - Momen Saat Hujan

82.5K 7.8K 575
                                    

Selalu ikuti kisah Aldenatra sampai ending!

Jangan lupa VOTENYA guys!

Follow Instagram:

@ytrmaayyy
@aldenatrawjy
@ginazianyr
@aldaksgar.ofc

Happy reading!

***

VIVIAN - Pelatih dance - sudah beberapa menit Vivian memberikan contoh beberapa gerakan dance pemanasan untuk latihan kali ini. Awalnya pasangan pasangan yang lain dengan lancar meniru gerakan itu. Namun tidak dengan Aldenatra dan Gina, gadis ini sejak tadi dengan susah payah memberi Aldenatra aba aba, namun laki laki ini malah hanya terdiam.

"Ayo kakkk, kakak tinggal gerakin badan kakak begini trus tangan kakak begini" jelas Gina.

"Ribet"

"Namanya juga dance kak. Ayo kita coba" Gina mulai menuntun tangan laki laki ini dan badannya untuk melakukan dance yang tadi. Tema dance mereka memang kebarat baratan, pakaian yang rencananya mereka akan gunakan juga terencana dengan keren. Baju dengan nuansa hitam, ala ala rock gitu.

"Tangan kakak angkat sekilass"

"Gini?"

"Bukann, lebih tinggi lagii. Iyaaaa, trus badan kakak begini"

"Sialan" umpat Aldenatra malah merasa ide yang di usulkan para anggotanya itu sangat ribet. Memang sejak Abimanyu memberikan saran ini Aldenatra tidak pernah setuju. Tapi pada akhirnya ia lakukan juga.

Dan sekarang Bobi yang menjadi sasaran pelototan dari Aldenatra.

"Aduhhh"

Gina menunduk menggelus kakinya yang diinjak Aldenatra.

"Kaki lo besar banget, jadi keinjek"

Carina dan Ariel menahan tawa. Padahal kaki Gina semungil itu masih dia bilang besar. Memang Aldenatra terlalu gengsi hanya untuk mengaku salah.

"Kakak beneran serius mau jadi partner dance gue gak sih?" Gina mulai sedikit kesal. Bukan apa apa, ini sudah hampir satu jam mereka latihan hanya untuk satu gerakan.

"Serius"

"Kalau memang serius kakak harus latihan yang bener"

"Ini juga udah bener"

Gina membuang nafas berusaha sabar. Memang debat atau kelahi dengan Aldenatra tak akan pernah ada ujung. Vivian tepuk tangan meminta perhatian. Semua menoleh kearahnya.

"Baik, karna ada pemain baru disini sebaiknya kita ganti gerakan saja selagi masih ada banyak waktu, dan penari laki laki kita akan berikan gerakan yang simpel saja namun terkesan keren. Bagaimana?"

"Setujuu!" sorak anak anak.

"Bagus kalau begitu. Kita mulai lalihannya yaa. One two three goo!"

••••

Luar Studio Dance

"Byee guyss, sampai ketemu besok pagi di sekolah"

ALDENATRA (TELAH TERBIT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang