43#Usaha

1.5K 120 14
                                    

Chap selanjutnya aku Private🙏
...

Author POV

Sudah dua hari semenjak terungkapnya perbuatan Han Eunji, satu persatu siswa atau bahkan ada yang bergerombol mendatangi Hae ra, entah sekedar mengobrol atau secara terang-terangan meminta maaf. Padahal sebelumnya mereka tidak pernah saling mengenal. Hampir setiap ada kesempatan mereka seperti itu sampai Hae ra merasa risih. Sudah berulang kali dia mengatakan jika 'tidak apa-apa' dan 'tidak perlu minta maaf' tapi sepertinya itu tidak cukup jika Hae ra tidak langsung membuktikannya dengan perbuatan, seperti mau makan bersama mereka ataupun menerima tawaran yang lainnya. Padahal itu semua tidak perlu, Hae ra jadi jarang sekali bisa bersama dengan sahabat-sahabatnya. Untungnya Yerim dan Yerin mengerti.

Dan sebanyak itu pula Hae ra mengabaikan Taehyung. Dia bersikap acuh dan tidak peduli, tapi kenyataannya tidak seperti itu. Luarnya saja dia bersikap seolah mengabaikan Taehyung.

Kalau ditanya dia membenci Taehyung atau tidak, jawabannya dia sangatlah ingin membencinya, tapi itu sangat sulit, hatinya selalu menolak jika dia mencobanya. Perasaan sayanglah yang mengalahkan kebencian itu. Walaupun sikap Taehyung dua hari ini hampir saja membuat pertahanannya runtuh, tapi dia berhasil mempertahankannya. Dia tidak bisa secepat itu memaafkan Taehyung, dia kecewa, meskipun sebenarnya di lubuk hatinya paling dalam dia sudah memaafkannya.

Seperti saat ini, Hae ra sedang berjalan dengan cepat menuju ke perpustakaan, tapi Taehyung terus mengikutinya.

"Ya! Kau saja bisa memaafkan mereka, bahkan Suga hyung yang dalang dari rencana ini juga kau maafkan, kenapa denganku begitu sulit?" Rengek Taehyung tanpa putus asa.

Sedangkan Hae ra hanya bisa membuang muka dan menutup telinganya sambil terus berjalan.

"Baiklah, aku memang sangat keterlaluan padamu, aku benar-benar menyesal...jika kau memaafkanku, aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi,"

Hae ra akhirnya berhenti melangkah, dia menatap Taehyung dengan lelah.
"Jadi jika aku tidak memaafkanmu kau akan mengulangi kesalahanmu lagi begitu? ternyata kau tidak tulus berubah"

Taehyung melongo, bukan itu yang dia maksud.
"Bukan begitu, akhh! intinya aku akan selalu mempercayaimu apapun yang terjadi, aku tidak akan mengulanginya lagi, percayalah"

Hae ra melengos, dia kembali melangkah, kali ini langkahnya lebih cepat. Tapi belum sempat Taehyung mengikuti langkahnya, dia berhenti tanpa membalikan badannya.

"Jangan mengikutiku, jika kau mengikutiku, aku akan semakin menjauhimu!"

Ancaman itu berhasil membuat Taehyung diam tak berkutik. Dia hanya bisa melihat punggung Hae ra yang semakin menjauh tanpa bisa mengikutinya, padahal kakinya sudah gatal ingin mengikuti kemanapun gadis itu pergi. Tapi jika dia melakukannya, dia benar-benar tidak akan bisa kembali seperti dulu lagi dengan Hae ra, dan dia cukup waras untuk tidak mengambil resiko itu.

"Sial!" umpatnya. Dia menarik rambutnya kebelakang dengan kencang karena merasa frustasi.

Di balik tembok ada seseorang yang mengamati mereka sedari tadi.
"Memetik buah yang sudah ditanamnya sendiri."

^^

Bukan Taehyung namanya jika menyerah hanya dengan satu ancaman. Selagi Hae ra tidak mengatakan 'jangan pernah mengikutiku lagi' dia tidak akan berhenti.

"Kalian ingin ke kantin kan? aku ikut,"

Tiga gadis yang baru saja keluar kelas dengan sesekali bercanda menatap seseorang yang baru saja bicara.

White Wishes [Taehyung BTS] ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang