22#Secret

1.6K 120 5
                                    

Author POV

"Ini rumahnya?" Tanya Ny.Kim pada putranya yang baru keluar mobil.

"Ne eomma, ini rumah Hae ra."

"Kalau begitu ayo cepat masuk"

Taehyung segera mengetuk pintu rumah Hae ra yang sederhana itu.

Tok..tok..tok

Tok..tok..tok

Cklek

Pintu terbuka.

Keluarlah seorang gadis cantik yang mengenakan piama dengan rambut  di kuncir kuda.

Dasar. Aku kira kau akan dandan seperti sebelumnya. Ternyata kau memilih berpenampilan apa adanya. Kau memang gadis aneh. Tapi itu salah satu yang aku suka darimu.
Batin Taehyung.

"Hai sayang...sudah seminggu setelah terakhir kali kita bertemu. Bagaimana kabarmu?" Tanya Ny.Kim

"Eomma....aku sangat baik. Bagaimana dengan eomma?" Kata Hae ra sembari memeluk Ny.Kim.

Ny.Kim memeluk kembali Hae ra.
"Baik nak.."

"Ekhm. Apa kalian akan terus berpelukan? Bagaimana denganku? Mana pelukan untukku?" Kata Taehyung dengan mengerucutkan bibirnya.

Mereka melepas pelukan mereka dan sontak menatap tajam Taehyung. Taehyung yang melihat itu langsung mengalihkan pandangannya. Takut jika di terkam dua wanita berharganya ini.

"Kalau begitu ayo masuk dulu.." tawar Hae ra pada akhirnya.

Setelah itu mereka duduk di ruang tengah yang tidak terlalu besar.

"Eomma, Taehyung-ah...mau minum apa?"

"Tidak usah repot-repot nak,"

"Aku mau minum cokelat panas" sahut Taehyung.

Ny.Kim yang melihat itu hanya menggeleng-gelengkan kepala.

"Cokelat panas ya? Tapi aku tidak mempunyai stok minuman cokelat. Kalau begitu tunggu sebentar, aku akan membelinya di minimarket."

"Tae..kau ini merepotkan Hae ra saja. Apa kau tidak kasihan padanya? Kau ini kekasihnya, seharus--"

"Iya,iya eomma. Terus saja marah kalau menyangkut Hae ra. Lagipula aku hanya menggodanya. Aku tidak serius memintanya membuatkanku cokelat. Chagi....cepatlah duduk sini. Aku hanya bercanda"

Entah kenapa bukannya senang dipanggil begitu, Hae ra malah menatap Taehyung jijik.

"Hei..kenapa wajahmu seperti itu?"

"Tidak. Lupakan." Hae ra memilih duduk disebelah Ny.Kim. Taehyung yang tau itu menekuk wajahnya sebal. Tapi tak dihiraukan oleh dua wanita itu.

"Dimana orang tuamu? Aku daritadi tidak melihatnya.." Ny.Kim menengok kekanan kekiri memastikan.

Taehyung seketika berubah ekspresi, wajahnya tampak serius. Dia menatap Hae ra dalam.

Hae ra menghela nafas.

"Eomma...aku ingin menceritakan sesuatu kepadamu,"

Setelah itu, Hae ra menceritakan dari awal,mulai dari penyebab ayahnya meninggal dan alasan kenapa ibunya sampai masuk ke rumah sakit jiwa.

Ny.Kim yang mendengar itu meneteskan air matanya. Dia terlihat shock atas apa yang di ceritakan Hae ra.

"B-bagaimana mungkin?? Jisuk...dan Sunmi...aku masih tidak bisa memercayainya..." Ny.Kim meneteskan air matanya semakin deras. Melihat itu, Hae ra memeluk Ny.Kim. Dia menepuk nepuk pundak Ny.Kim .

White Wishes [Taehyung BTS] ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang