32#Kesadaran

1.5K 127 0
                                    

Chap selanjutnya aku Private. Jadi followersku aja yg bisa baca🙏
...

Hae ra POV

Hari pertamaku di skors. Tetapi aku masih menjalani rutinitasku di pagi hari. Bangun seperti biasa, membereskan kamar, menyiapkan makanan yang tentunya kumakan sendiri. Mungkin hari ini kutambahkan dengan mencuci pakaian.

Aku bersandar sembari menunggu cucianku, sesekali terlintas di pikiranku tentang Taehyung. Apakah dia baik-baik saja? apakah dia memikirkanku sama seperti aku memikirkannya? apakah dia merindukanku sebanyak aku merindukannya? aku benar-benar tersiksa disini, memikirkan bagaimana hubunganku dengannya, apa benar sudah berakhir? jika iya aku tak sanggup. Aku masih mencintainya, diluarnya saja aku terlihat kuat dan tidak peduli, nyatanya itu berbanding balik dengan apa yang aku rasakan.

Jika saja memang Taehyung lebih memilih gadis lain, aku akan menuruti kemauannya. Aku tidak ingin egois, aku hanya ingin dia bahagia. Mungkin mulai saat ini aku sudah harus bisa melupakannya. Tidak. Aku tidak bisa melupakannya, bohong jika aku melupakan kenangan yang selama ini kuukir bersamanya. Maksudku adalah melupakan perasaanku padanya sama halnya seperti dia.

Menurutku seminggu di skors bukanlah hal yang buruk. Aku bisa saja menyibukkan diri tanpa harus bertemu dengannya.

Sudah aku putuskan setelah pekerjaan rumahku beres, aku akan mengunjungi makam appa. Tentu saja ke tempat eomma juga. Sesudahnya aku baru akan bekerja.

^^

Author POV

Sekolah

Keadaan sekolah masih sama seperti biasa. Padahal kemarin baru saja terjadi sesuatu, tapi itu bagaikan hilang di telan bumi.

Yerin berjalan agak lesu, padahal disebelahnya ada Jimin.

"Chagi...kau masih memikirkan Hae ra?" Tanya Jimin. Karena sebenarnya dia tidak ingin kekasihnya terlarut dalam kesedihan. Dan jujur itu juga pasti berpengaruh pada dirinya.

"Aku tidak tau harus bagaimana sekarang, selama satu minggu ini aku tidak akan semangat. Ck. Lagipula siapa juga yang berani menjebak Hae ra?!! Aku yakin itu pasti ulah Queen yang menyebalkan itu!"

Jimin hanya menghembuskan nafasnya berat mendengarkan gerutuan Yerin sepanjang jalan.

Tak terasa mereka sudah sampai di kelas 1-3.

"Kau harus tenang. Aku yakin semua ini akan segera terungkap. Kau jangan khawatir, Hae ra pasti akan baik-baik saja. Setidaknya dengan di skors satu minggu, Han Eunji tidak akan mengganggunya. Kalau begitu istirahat nanti aku akan menemuimu lagi eoh?" Kata Jimin sambil mengacak gemas rambut Yerin.

Sebelum beranjak, Jimin mengecup bibir Yerin sekilas.

"Ck. Sempat-sempatnya dia menciumku" gerutu Yerin yang mendapati Jimin sudah berlari kecil untuk menaiki tangga menuju kelasnya.

Dengan langkah gontai, Yerin membuka pintu ruang kelasnya. Sebelum dia masuk, suasana di kelas sangat gaduh. Tapi setelah dia masuk, semua jadi diam. Semua menatapnya terkecuali Yerim, dia sedang menundukan kepala. Yerin menghela nafas lalu melanjutkan langkahnya lagi, dia hanya ingin cepat sampai di bangkunya dan mengistirahatkan fisiknya yang lelah.

Setelah dia duduk, suasana kelas kambali lagi seperti sebelumnya.

"Dasar manusia-manusia aneh!" Gumam Yerin. Tak sengaja dia menoleh kearah sampingnya, matanya bertatapan dengan Taehyung. Taehyung menatapnya seolah ingin bertanya akan suatu hal. Tapi, Yerin segera mengalihkan pandangannya, dia tidak mau bertatap muka dengan Taehyung, dia merasa muak, tidak terima jika sahabatnya disakiti seperti itu.

White Wishes [Taehyung BTS] ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang