Chapter 16

1.3K 73 0

Juliet menatap wajah romeo yang terlihat serius dengan deretan angka di tablet yang sedang dilihat pria itu. Bahkan setelah satu minggu mereka tidak bertemu romeo malah lebih memilih pekerjaannya dari pada pacarnya yang rela jauh-jauh ke Bandung demi menemuinya.

"Rom... "

"Hm.. Kamu gak kangen sama aku? Aku cemburu loh sama tablet itu lama-lama aku banting ya "ancam juliet dengan nada geram.

"Besok aku harus presentasi juliet, kamu faham dong ini bukan pekerjaan mudah "

"Aku faham, faham banget malah.. Faham sama kamu yang terlalu sibuk, faham sama kamu yang lebih sayang sama tablet kamu dari pada aku, kamu selalu beralasan ini demi masa depan kita sayang dan bla bla bla terus aku harus selalu akting jadi pacar yang pengertian "juliet nyerocos tanpa perduli dengan tatapan beberapa orang yang menatapnya aneh.

Romeo menghela nafas, meletakkan tablet yang berisi bahan presentasinya itu ke dalam tas kemudian bertopang dagu sambil menatap pacarnya yang super bawel ini, untung romeo Cinta.

"Udah protesnya? "

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Panduan Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Udah protesnya? "

"Udah "jawab juliet masih dengam bibir yang dimajukan 5 cm.

"Gak haus marah-marah terus? "

"Haus "

"Laper? "

"Pake ditanya lagi"jawab juliet masih dengan nada ketus.

Romeo bangkit kemudian mengulurkan tangannya. " ke apartemen aku gimana? Aku masakin
creamy beef and mushroom stroganoff deh "romeo tersenyum.

"Selalu aja nyogok pakai makanan "

"Udah jangan marah-marah terus bawel "

Walaupun juliet masih kesal dengam sikap romeo, nyatanya wanita itu tetap mengekori romeo menuju mobil yang terparkir di depan sebuah coffee shop tempat mereka janjian.

Begini lah nasib orang yang pacaran jarak jauh harus berkorban waktu dan tenaga. Setiap hari juliet merasa dia hanya punya pacar virtual karena hanya melalui video call dia dapat melihat wajah romeo yang lebih sering tersenyum dibandingkan dulu pertama kali juliet mengenal pria itu.

"Udah kenyang? Masih mau makan lagi? "Romeo merasa takjub dengan porsi makan juliet yang cukup banyak untuk wanita normal.

"Aku jauh - jauh ke Bandung bukan cuma buat numpang makan doang romeo "

"Kangen sama aku? Iya kan "romeo terkekeh sambil mengelus Puncak kepala juliet.

"Kamu kapan stay di Jakarta? "

"Nanti "

"Nanti mulu, ini udah 2 tahun loh romeo "

"Ya lagian kamu aku ajak nikah nggak mau. Alesannya karir lah belom siap lah salah kamu sendiri "romeo membuka kaleng softdrink di tangannya kemudian menenggak cairan berwarna hitam itu.

Romeo & Juliet  ( Another Story ) #Wattys2018 ( Complete )Baca cerita ini secara GRATIS!