Chapter 11

1.3K 86 1

Romeo menatap kesal seorang gadis yang sudah mengganggu waktu libur nya di hari minggu. Gadis itu duduk di atas karpet tebal di ruang TV sambil menangis tersedu-sedu dengan hamparan tisue Bekas tersebar di sekeliling nya.

Romeo berusaha tetap konsentrasi pada permainan Forza Motorsport 4 di Game XBOX miliknya walaupun suara gadis itu mengalahkan suara deru mobil di game yang romeo mainkan.

Jam 6 pagi romeo harus dikejutkan dengan suara orang menangis disusul oleh ketukan pintu yang tidak kunjung berhenti. Romeo sempat berfikir kalau itu ulah hantu penghuni rumahnya tapi ternyata perempuan yang berdiri di depan pintu dengan menggunakan piyama disney tsum-tsum, rambut berantakan lengkap dengan jejak air mata yang masih terlihat jelas disana. Dia juliet.

"Rom..  Gue kurang apa sih?  Coba lo liat gue, gue cantik,populer, baik gak usah ditanya kenapa gue diputusin mickey "juliet semakin meraung-raung persis seperti kucing yang minta dikawinin.

Romeo mendengus kesal kemudian melemparkan sekotak tisu ke hadapan juliet. "Bisa gak sih lo diem, ganggu hidup gue juliet!!!! "Bentak romeo.

Juliet menatap romeo dengan wajah paling minta dikasihanin seantero jagad Raya. Kali ini jurus puppy eyes yang selalu jadi andalan juliet sama sekali tidak mempan untuk pria yang malah lebih memilih konsentrasi pada game yang sedang dia mainkan, dari pada mendengarkan cerita juliet.

"Lo kok jahat banget sih romeo hiks hiks"juliet berusaha bernafas dengan nafas yang tersumbat oleh cairan di hidungnya membuat sebuah suara yang membuat romeo menatap jijik ke arah juliet.

"Ya terus gue harus ngapain juliet!!!  Lo Mau gue nari-nari hula-hula di depan lo?  Atau lo mau gue akrobat ala badut dufan? Ah gak mungkin kan lo nyuruh gue nyanyi, KARENA GUE GAK AKAN MELAKUKAN APAPUN TITIK "romeo kembali konsentrasi pada permainannya yang sempat dia tunda.

Juliet semakin menangis kencang dengan kaki yang dia hentakkan berulang-ulang di karpet. Romeo benar-benar tidak tahan dengan suara gaduh yang membuat konsentrasi romeo pada game terbagi dan alhasil romeo harus kalah di ronde pertama.

Masih dengan sekali dua kali sesenggukan juliet melihat bacaan you lose di layar TV yang sedari tadi jauh lebih menarik dari pada dirinya bagi romeo.

"Mampus kan lo kalah,  itu teguran dari yang maha kuasa,  ada cewek cantik lagi sedih malah di angguirin"desis juliet yang langsung mendapatkan tatapan horor dadi romeo.

"Kenapa jadi lo marah sama gue,  harus nya gue yang marah sebagai tuan rumah. Lo liat sekeliling lo! "Romeo menunjuk pada hamparan tisue Bekas yang berserakan mengelilingi juliet.

Juliet menatap hamparan tisue yang mengelilingi nya seperti hamparan bunga di instagram. Sambil masih sesenggukan juliet bangkit dari duduk nya kemudian berlari ke arah romeo.

"Romeo...  Lo kan cowok, menurut lo cantik mana gue atau agista?  Pasti gue kan? "Juliet mengguncang -guncankan bahu romeo.

"Agista Putri Adrian ? "

Juliet mengangguk. "Iya menurut lo cantikkan siapa? "

Romeo berusaha untuk tidak tertawa setelah mengetahui kalau yang dari tadi juliet tangisi adalah kakak nya romeo, agista.

Tapi romeo pun terkejut mengetahui kalau kakaknya pernah memiliki hubungan dengan pria bernama mickey itu. Dan sekarang romeo tahu alasan kakak nya masih melajang hingga sekarang.

"Menurut gue ya?  Hm..  Jelas kalian berdua nggak ada yang cantik, cantik standar gue itu harus cewek secakep gigi hadid dan punya body 11:12 kayak miranda Kerr"

Juliet menatap tajam wajah romeo yang baru saja menghinanya secara tidak langsung dengan wajah tanpa dosa. Ingin rasanya juliet menjambak rambut pria yang kalau ngomong gak pernah ada manis-manis nya itu.

Romeo & Juliet  ( Another Story ) #Wattys2018 ( Complete )Baca cerita ini secara GRATIS!