Chapter 2

2.4K 121 0

Cahaya matahari pagi masuk melalui celah-celah tirai membuat seorang wanita yang sedang tertidur pulas membenamkan wajahnya di balik selimut nya.

"Ckck..  Yang kayak gini yang mami sebut mantu idaman? "Gumam romeo dalam hati sambil menatap juliet yang masih tertidur pulas.

Romeo berkeliling kamar juliet memperhatikan benda-benda asing khas wanita di sekeliling kamar juliet. Romeo berjalan perlahan mendekat ke arah nakas di samping tempat tidur juliet kemudian mengambil jam wekker berbentuk kotak .

"Kita lihat dalam 3 detik apa yang akan terjadi "romeo tersenyum licik sambil melempar jam beker tersebut ke dalam selimut juliet.

3 2 1 kring............

"Shit!!!!  Ada kebakaran ya!!! "juliet langsung lompat dari tempat tidur dan jatuh terjerembab di atas karpet berbulu halus tepat di hadapan kaki romeo.

Romeo dengan wajahnya yang datar hanya berkata. "Setengah jam lagi gue tunggu di mobil "romeo berbalik kemudian keluar dari kamar setengah membanting pintu kamar juliet.

"Anjir!!!  Dasar cowok sakit jiwa!  Jelmaan Herder!  Struk belanja indomaret!!  "Pekik juliet sambil melempar bantal ke arah pintu yang baru saja ditutup oleh romeo.

Romeo turun dari tangga dengan sambutan tatapan dari seorang wanita paruh baya yang romeo tebak pasti mami nya juliet.

Romeo langsung memasang wajah manis ala anak anjing. "Maaf tante saya nggak bermaksud lancang tapi sebagai manag.... "

Perempuan paruh baya itu langsung memeluk romeo sampai membuat lelaki itu sulit bernafas.

"Akhirnya tante ketemu juga sama kamu "

"Mmaaf tante saya nggak bisa nafas ini "

"Ups maaf hehehe "tante sonya mami juliet melepaskan pelukkan nya dan langsung menarik tangan romeo duduk di sofa."So..  Kamu udah setuju kan atas perjodohan kalian makanya kamu sekarang disini mau jemput juliet "mami juliet berbicara dengan mata yang berbinar-binar.

Romeo menelan saliva nya. "Hm...  Ada yang harus aku ceritain sama tante "

Romeo kemudian membeberkan semua rencananya terkait mengenai perjodohan nya dengan juliet, sesekali tante sonya akan mengangguk dan ber oh ria menanggapi rencana romeo.

"Kalian kayaknya akrab banget?  Seneng ya mih kedatangan berondong ganteng "suara juliet membuat kedua orang yang sedang berbicara serius itu langsung memucat.

Juliet berdiri sambil bersandar pada pilar. Juliet mengenakan dress selutut berwarna peach dengan kaca mata hitam bertengger di atas kepala nya. Entah sudah berapa lama juliet berdiri disana dan kemungkinan apa saja yang sudah wanita itu dengar.

"Kamu dandan lama banget sih juliet sayang "tanya sonya sambil merangkul pundak juliet. "Mas gantengnya di anggurin kan jadi nya mami ajak ngobras aja "

"Ih mami nggak malu sama umur goda goda berondong awas ya kalau papi pulang dari korea aku aduin "

"Ih gak bisa banget liat mami nya seneng"

"Haha ih ngambek,  udah ah ibu Ratu yang paling cantik anak mu yang cantik sejagat Raya ini mau pergi mencari sebongkah berlian dan pangeran tampan di negeri sebrang dulu ya "juliet memeluk mami nya.

"Ih ngapain jauh - jauh ke negeri sebrang tuh udah ada pangeran ganteng "mami juliet mengedikkan bahu ke arah romeo yang sedang berdiri menatap mereka dengan tatapan datar.

"Huek...  Dia ganteng dari mananya liat aja muka nya kayak kanebo baru,  kaku mih hahhaa "juliet terkekeh.

Romeo hanya memandangi juliet tanpa berniat membalas perkataan juliet mengenai dirinya. Juliet bukan orang pertama yang menjuluki nya si pria berwajah kanebo karena sebelumnya bahkan orang menjuluki nya pria setengah robot.

Romeo & Juliet  ( Another Story ) #Wattys2018 ( Complete )Baca cerita ini secara GRATIS!