Chapter 5

1.5K 100 0

Suara deru mesin mobil membangunkan romeo yang baru saja bisa tertidur. Diliriknya jam digital di atas meja nya, pukul 00:00 gumamnya. Romeo bangkit dari tempat tidur kemudian berjalan menuju tirai untuk melihat siapa yang sudah menggangu nya di tengah malam seperti ini.

Juliet turun dari mobil mickey sambil tersenyum menatapnya. Mereka berdua masih berdiri di depan pagar rumah romeo, sepertinya ada hal yang sedang mereka bicarakan.

"Maaf ya jadi kemaleman deh,  abis kita udah lama nggak ketemu dan aku kangen"mickey tersenyum dengan deretan gigi putihnya.

"Haha kan kita masih bisa ngobrol besok mungkin "

"Juliet.. "Mickey merapihkan anak rambut juliet kemudian menaruhnya di belakang telinga. "Makasih udah mau jadi pacar aku lagi"

Juliet tersipu malu mendengar semua kata-kata manis yang entah sudah keberapa kali pria di hadapan nya ini ucapkan.

Mickey menggengam sebelah tangan juliet kemudian mengecupnya sekilas. "Aku sayang kamu juliet"

"Aku juga mickey "juliet tersenyum menatap pria yang mulai dari malam ini resmi jadi pacar nya lagi.

Romeo memperhatikan interaksi antara dua orang yang sepertinya sedang bahagia itu dari celah jendela kamarnya. Tiba-tiba ide itu muncul di fikiran nya.

"Kita liat aja juliet apa lo bisa senyum abis ini "romeo menekan pasword pintu rumah nya kemudian menggantinya dengan pasword yang baru.

Juliet berjalan sambil bersenandung sesekali dia melompat-lompat kecil sambil mengayunkan tangannya. Sesampainya dia di depan pintu rumah romeo, sepi tidak ada tanda-tanda kehidupan dari dalam rumah.

Juliet menekan kata sandi yang diberitahukan oleh romeo tadi siang, tapi pintu tidak juga mau dibuka. Juliet mencoba sekali lagi siapa tahu dia salah ingat, masih tidak bisa. Juliet mulai celingukkan memperhatikan pekarangan rumah romeo yang hanya di terangi lampu taman.

Juliet mengambil ponselnya di dalam tas, mati. Juliet mulai panik sejujurnya juliet bukan wanita yang takut akan hal-hal berbau horor tapi entah mengapa dia mulai merasakan perasaan tidak enak.

"Romeo... "Juliet mulai mengetuk perlahan pintu rumah romeo.

Diam tidak ada tanda-tanda pria di dalam sana menjawab panggilannya.

"Romeo..  Gue takut nih asli ini tengah malem loh romeo..  Lo gak kasian sama gue "desis juliet sambil terus mengetuk pintu rumah romeo.

Romeo tidur dengan selimut yang membungkus seluruh tubuh pria itu. Tidak menghiraukan suara-suara yang dia dengar dari luar pintu rumah nya. Diam-diam romeo tersenyum dalam hati dan semakin membenamkan diri kedalam selimut hangat nya.

~~~~~

Cahaya matahari mulai masuk dari celah-celah jendela kamar romeo. Romeo bergulat dalam selimutnya kemudian melirik jam diatas meja kerja nya, 07.00 pagi.

Romeo turun ke bawah menuju pantry untuk membuat segelas kopi hitam kebiasaannya setiap pagi. Romeo masih mengenakan piyama nya dengan rambut yang acak-acakan.

"Pasti juliet lagi nginep di rumah cowok itu, dasar cewek ganjen liat aja sampai gue kirim foto mereka ke mami, apa masih mau mami jadiin cewek itu menantunya"romeo tersenyum jahat sambil mengaduk kopi hitam nya.

Setelah menghabiskan kopi hitam nya romeo kembali ke kamar untuk mengganti pakaian yang dia kenakan dengan pakaian olah raga. Romeo berniat untuk joging mengitari kompleks karena ini hari minggu.

Romeo menekan deretan angka yang dia jadikan kata sandi untuk pintu rumah nya.

Ceklek

"Astaga juliet! "Pekik romeo langsung menghampiri juliet yang tergeletak di depan pintu rumah nya."juliet bangun juliet..."romeo mulai panik sambil menepuk- nepuk pipi juliet.

Romeo & Juliet  ( Another Story ) #Wattys2018 ( Complete )Baca cerita ini secara GRATIS!