Hari yang indah untuk cinta yang telah bersemi

8.7K 18 0
                                    

Hari yang indah untuk cinta yang telah bersemi

 

Pagi ini cahaya matahari menyusup dari tirai jendela, awan yang begitu indah menggantung diatas bumi. Langit-langit yang begitu cerah disertai hembusan angin semilir, membuat jiwa ini semakin tenang. Kicauan burung menambah pagi semakin damai. Ditambah dengan aroma semangat cinta yang baru dipupuk tadi malam. Ya, pagi ini adalah pagi terindah untuk mengawali semua aktifitas. Mengingat semalam mimpi itu telah terwujud menjadi sebuah kenyataan. Mimpi akan datangnya cinta dan sebuah harapan.

 Terdengar bunyi SMS di ponsel Fika. Fika membaca pesan dari Fiki.

“Dear my love. Selamat pagi cintaku. Pagi ini terlihat begitu cerah. Secerah hatiku, dan hubungan kita. Lihatlah ke langit. Awan begitu indah, bahkan aku melihat awan membentuk wajahmu. Apakah itu hanya hayalanku belaka? Jaga kesehatanmu! Selamat beraktifitas.” Satu pesan dari Fiki. Fika hanya senyam-senyum setelah membaca SMS dari Fiki. Cepat-cepat ia menuju ke  jendela dan melihat awan yang menggantung di langit.

“Mana ada awan yang membentuk wajahku. Gak ada tuh!” Fika kembali ke tempat tidur dan membalas SMS Fiki.

“Pagi juga cinta, aku sudah melihat langit-langit pagi ini, dan aku tak menjumpai awan yang menyerupai diriku. Aku rasa kamu sekarang lagi sakit. Tepatnya sakit akibat cinta. Aku akan selalu menjaga kesehatanku. Dan aku akan sekuat tenaga menjaga cinta kita.” Fika memencet tombol send, dan SMS terkirim ke nomornya Fiki.

Pagi ini begitu indah, pagi dengan sejuta cinta dari orang terkasih. Satu pesan dari Fiki membuatnya sangat bersemangat untuk menjalani aktifitas hari ini. Terlihat senyuman indah di bibir Fika.

***

“Hai, selamat pagi buat para pendengar, bertemu lagi dengan saya Fika di acara Salam Pagi.” Seperti biasa Fika mengisi acara On Air di radio.

 “Di hari yang cerah ini, Fika harap semua pendengar diberi kesehatan yang berlimpah, sehingga dapat menjalankan aktifitas dengan lancar. Oh ya.. sore kemarin terlihat cuaca sangat buruk sekali bukan? Hujan deras telah mengguyur kota Surabaya. Tetapi setelah hujan reda, terlihat pelangi yang sangat indah menggantung di langit. Apakah dari sahabat pendengar ada yang sempat melihat pelangi? Hahaha.. pada kesempatan kali ini, saya akan membuka sesi curhat kawula muda. Tema yang diambil adalah? “Peristiwa apa yang terjadi setelah hujan deras kemarin?” seperti contoh, hari kemarin setelah hujan deras, aku disibukkan dengan mengepel lantai rumah, membersihkan selokan dan lain-lain, atau hari kemarin setelah hujan deras, aku disuruh untuk datang ke rumah sang pacar untuk membetulkan atap genting yang bocor. Hahaha.. semua bisa terjadi di hari kemarin. Silahkan dibuka untuk semua sahabat pendengar menceritakan pengalamannya. Untuk via telfon bisa menghubungi (031)897030. Saya tunggu curhatan anda sekarang juga.” Tak beberapa lama telfon berbunyi.

“Hallo.. Salam Pagi?”

“Hallo salam pagi juga?”

“Dengan siapa dimana?”

“Dengan Erni di jalan Diponegoro.”

“Ia silahkan ceritanya mbak Erni!”

“Hari kemarin setelah hujan deras aku melakukan berbagai hal, seperti mengepel lantai, menguras bak mandi dan membereskan tanaman yang berantakan akibat terkena angin kencang, tapi dibalik itu semua aku sangat senang kemarin.”

“Senang kenapa mbak Erni?” Tanya Fika kepada Sahabat pendengar.

“Aku melakukan aktifitas itu tak seorang diri. Suamiku tercinta ikut membantuku. Kami melakukan aktifitas itu berdua. Kami saling membantu dan begitu romantis. Setelah menyelesaikan semua pekerjaan, saya membuatkan secangkir kopi untuk suami tercinta. Setelah kopi saya hidangkan, saya memasak nasi goreng kesukaannya, dengan dua telur ceplok mata sapi dengan irisan bawang goreng diatasnya. Setelah matang, kami berdua makan di meja makan keluarga. Waktu mencicipi makanan yang baru saya masak, saya agak deg-degan. Apakah yang akan terlontar dari mulutnya? Setelah mencicipi makanan yang selesai saya buat? Ternyata dia memuji masakan saya. Alhamdulillah hari itu saya menjadi istri yang baik bagi suami saya. Saya begitu sangat mencintainya.”

Love In Sunset (Romantic Novel)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang