Aku yakin dengan perasaanku dan Aku akan menunggunya

30.9K 23 0
                                    

Aku yakin dengan perasaanku dan Aku akan menunggunya

 

Seperti hari-hari biasa, selepas ia selesai pulang dari kantor, Fika menyempatkan diri untuk pergi ke taman favorit yang selalu ia kunjungi. Fika duduk di kursi dekat pohon mahoni. Matanya memandangi keadaan seluruh taman. Ia melihat beberapa anak yang sangat gembira bermain kejar-kejaran, muda-mudi yang sedang berpacaran, bahkan seorang anak yang sedang digendong oleh ayahnya mengitari taman. Setidaknya dengan datang ke taman ini, sedikit ia bisa melupakan masalahnya.

“Fiki.. aku yakin dalam hatiku, kamu akan kembali, aku yakin bahwa kamu akan menemuiku di taman ini. Ya.. ditaman ini kita pernah bertemu, ditaman ini kau begitu perhatian padaku, dan ditaman inilah aku mulai jatuh cinta denganmu. Aku berharap bahwa cintaku tak salah. Aku yakin akan perasaanku. Aku berharap, kamu juga mempunyai perasaan yang sama denganku. Semenjak kepergianmu, aku layaknya bunga yang telah layu, bahkan hampir mati. Tapi ingat, aku tak akan mati. Karena aku mempunyai harapan besar. Aku mempunyai cinta, dan aku berharap kamulah cintaku. Aku juga sangat berharap,kamu punya perasaan yang sama denganku. Perasan cinta seperti diriku sekarang. Aku akan selalu menunggumu ditempat ini.” Gumam Fika dalam hati. Ia begitu yakin, Fiki akan kembali lagi.

Setiap sore, setiap hari, Fika menyempatkan dirinya untuk pergi ke taman itu. Ia sangat yakin dengan perasaannya, ia yakin jikalau ia akan dipertemukan lagi dengan cintanya di tempat itu. Ditempat cinta itu mulai tumbuh.

Cinta begitu indah. Seperti bunga-bunga yang ada di taman ini. Merekah dengan sempurna. Hempasan angin sore yang begitu menggetarkan jiwa. Sunset yang begitu gagah nampah di cakrawala langit. Sinarnya begitu mempesona menghiasi langit-langit ditaman ini. Sunset adalah waktu dimana terjadi pergantian senja menjadi sore. Empat puluh tujuh menit sunset  muncul dengan sangat indah di cakrawala langit, empat puluh tujuh menit setelah itu, sore akan berganti menjadi malam. Senja yang indah akan berganti menjadi malam yang gelap dan menakutkan. Seperti adanya sebuah pertemuan dan akhirnya datanglah perpisahan. Tak ada yang tahu setelah itu. tak ada yang tahu apakah malam itu akan begitu indah, ataukah berubah menjadi malam yang menakutkan. Dan tak ada yang tahu, apa yang akan terjadi setelah perpisahaan ini. Perpisahan adalah senja yang berganti menjadi malam.    

Love In Sunset (Romantic Novel)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang