30||Tenang Ku: Akhirat Mu

3K 179 11
                                    

Dunia, akhirat.
Tempat berbeda kita bernaung.
Jalan yang dituju berbeda arah.
Sedangkan aku berada di dunia.
Dan engkau... telah pergi untuk selamanya.

Mengapa aku selalu menganggapmu berada di samping ku?
Sedangkan aku tak tahu caranya untuk menghilangkan mu dari sisiku.
Ajaklah aku bersamamu.
Aku lelah di dunia fana ini; ajari aku kabur.

Sayang! Ajaklah aku, aku rindu dirimu.
Rindu akan belaian mu.
Hidup onak ini membuat ku ingin pergi.
Jajah menjajah; akhirat penuh ketenangan.
Dan engkau, terlalu pelit untuk berbagi hidup di sana.

Terkadang, entah sampai kapan.
Hingga kini aku masih bergumam; kapan ia akan mencabut nyawaku?

Rabu, 25 Oktober 2017

KLASIK √Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang