22 - Si Kembar.

7.1K 471 31

Tuuukann kalian kalok di ancem se chapt 100 vote lebih pasti bakal pada vote ya walaupun msh byk yg siders juga:"" okee sekarang naik yaa 115++ thanks for votee kan uwe jadi semangat ngetiknya. Ok ok:*
___________

"Aaaaaaaaaaaaaaargh.." teriak Keyla paling kencang..

Seketika suara tangis bayi langsung terdengar. Dokter memberikan bayi itu ke suster.

"Satu lagi ya bu.."

Zain tersenyum, sambil mengelus rambut Keyla.

"Huhhh.. huhhh.. hahhh, errghhhh.. aaaaaaaaarrrghhh.." sekuat tenaganya Keyla berjuang di sisa tenaganya, rasanya begitu sangat sakit.

Sedetik kemudian kembali hadir suara tangis bayi. Keyla tersenyum puas.

"Dok.. detak jantung Pasien melemah.." Kepala Keyla sangat pusing, rasanya dia sudah tak kuat menahan sakit. Sempat ia lihat wajah Zain yang sangat cemas. Namun tak bisa di hindari. Semua pengelihatannya menjadi gelap.

*
"Keyy.. bangun Key.. dok istri saya kenapa??" Di ambang batas kecemasan Zain selalu menanyakan kondisi Keyla yang tak kunjung sadar. Yasser tau bagaimana perasaan Zain. Yasser menenangkan anaknya itu.

"Sabar Zain.. biar dokter periksa Keyla dulu."

"Yahh.. kenapa Keyla pingsan?? Keyla kenapa? Apa dia gak kuat yah??"

"Keyla pasti kuat Zain.. kamu harus yakin.."

"Dok detak jantung pasien belum kunjung normal."

"Tolong semuanya keluar dari ruangan.." suster menyuruh semua keluarga Keyla untuk menunggu di luar.

Zain bolak balik dengan hati tak tenang, jam menunjukan pukul 4 pagi. Dia benar benar khawatir sekarang. Mulutnya tak berhenti untuk terus berdoa.

"Keyy.." lirihnya lemah.

"Suami dari pasien Keyla?"

"Saya dok."

"Syukurlah Keyla sudah mulai stabil detak jantungnya. Dia terus memanggil nama bapak, silahkan untuk menemui ibu Keyla." Zain tersenyum lega, lalu langsung masuk ke dalam kamar inap.

"Keylaa.." bisik Zain di telinga Keyla, mata Keyla masih tertutup.

"Zain.." balas lirihnya. Zain menggengam erat tangan sang istri.

"Aku disini sayang.. ayo buka mata kamu."

"Zain.." mulai ada respon. Keyla menggengam tangan Zain. Berlahan matanya terbuka.

Zain tersenyum.

"Zain.. perutku sakit."

"Iya sayang, sakitnya cuma sebentar, kamu tahan ya?" Keyla menangis.

"Jangan nangis. Apa sakit banget ya? Aku panggil dokter ya?"

Keyla menggeleng. Menyuruh Zain untuk memeluknya.

"Aku takut banget Zain.."

"Jangan takut sayang.. aku disini. Aku selalu ada di samping kamu. Jangan nangis lagi ya?"

Zain menghapus air mata Keyla.

"Permisi.. Selamat ya bu, anaknya cantik dan ganteng.." ucap suster sambil meletakan putrinya di samping kanan dan putranya di samping kiri tubuhnya.

"Terimakasih sus." Jawab Zain.

Selang beberapa menit Yasser,Misca,oma dan Alroy masuk.

"Daddy.. oma?"

"Keylaa sayang.." Alroy menghampiri Anaknya.

"Daddy.. maaf Keyla lupa kasih tau Daddy.."

"Gakpapa sayang.. ahh ini cucu daddy ya? Ya ampun lucunya. Ini kembar Key? Astaga.. langsung dapet 2 cucu."

I Love My Stepbrother 2 ✔Baca cerita ini secara GRATIS!