04 - Zeir's Crop.

5.5K 459 7

Tak terasa sudah seminggu dia di Kanada. Melangkahkan kakinya masuk ke dalam gedung perusahaan barunya yang mendapati 14 lantai itu. Masuk ke dalam gedung sudah banyak karyawan yang menyapanya. Semua orang sangatlah terkagum akan pemuda yang sukses ini.

Hanya 1 tahun masukke dalam dunia bisnis Zain sudah bisa memenangkan tender besar. Zain selalu bersama sekertarisnya Jim. Jim sudah bekerja di perusahaan ayahnya selama 4 tahun. Zain yang memilih Jim untuk menjadi sekertarisnya. Dia ingin seorang laki laki. Bukan wanita, karna kebanyakan teman pembisnis yang mengadakan meeting bersamanya memakai sekertaris wanita. Bagi Zain itu sangat mengganggu apa lagi jika wanita itu mengumbar aurat yang berlebihan di depan Zain. Dan salah satu faktanya Zain memilih sekertaris pria karna dia bilang bahwa 'wanita yang akan aku pilih di dunia ini cuma satu yaitu Keyla.'

"Selamat pagi tuan. Hari ini hari ke 3 penerimaan karyawan. Ada sekitar 3000 yang mendaftar. Ini sangatlah banyak. Saya menyarankan untuk kepala direktur membantu anda dalam memilih karyawan yang berpengalaman bahkan anda bisa saja menyerahkan semuanya ke kami."

"Saya akan tetap ikut menyeleksi karyawan baru. Tapi kamu hanya beri saya 30% dari mereka. Sebab jam 1 siang nanti saya ada rapat."

"Baik tuan."

Zain melanjutkan langkahnya menuju ruangngannya.

"Tuan saya mendapat berita bagus!"

"Katakan."

"Perusahaan kita di ajak bekerja sama dengan Sun Group. Itu peeusahaan yang ada di Jepang. Mereka perusahaan nomor satu di negaranya."

"Kau terima permintaannya."

"Baik tuan."

Zain membuka laptopnya.

Banyak sekali notif yang masuk. Membuka satu persatu.

Tingg..

Tidak diketahui: Maaf, apa ini Zain?

"Kenapa ada orang yang bisa sembarangan kirim gue private message?"

Zain: ya saya sendiri.

Read

Zain mengkerutkan keningnya. Gak penting banget!

"Jim!!" Panggil Zain, sekertaris berusia 28 tahun itu langsung masuk ke ruangan Zain.

"Iya tuan?"

"Tolong kamu suruh OB untuk buatkan saya kopi. Semalam saya kurang tidur."

"Baik tuan."

Zain menekan pelepisnya.

Semoga gak mati muda deh gue.

*

Keyla memutar mutar ponselnya di atas meja. Keyla memilih duduk paling belakang. Karna pikirannya masih campur aduk.

"Key kamu kenapa?" Tanya Jessi

"Enggak. Cuma kepikiran sesuatu aja."

"Kalok kamu mau cerita, cerita aja sama kita." Tawar Sasya.

Keyla mengangguk.

"Nanti deh kalok udah di asrama."

Jessi dan Sasya mengerti dan mengelus punggung Keyla lembut.
*

Pukul 1 siang. Di mana Zain akan mengadakan meeting bersama beberapa klien.

Merembuk masalah hotel. Perusahaan Zain akan membangun Hotel di bagian Asia Tenggara. Mereka akan mulai menjelajah dunia dengan membangun beberapa hotel dan pusat pembelanjaan.

I Love My Stepbrother 2 ✔Baca cerita ini secara GRATIS!