14 - Restu.

5.6K 405 13

Keyla sudah keringat dingin. Zain  Melajukan mobil ke rumah ayah Yasser. Dengan hati yang kacau Keyla menumpu kepalanya di bahu daddynya.

"Kamu gak usah takut sayang. Jangan pikirrin ini. Kamu gak boleh stress. Kamu lagi hamil." Nasehat daddynya.

"Aku cuma khawatir sama Zain."

"Aku baik baik aja Key." Saut Zain.

"Kamu nanti sama oma aja ya? Biar mereka yang urus semuanya." Ujar oma Jena.

5 menit kemudian sampailah mereka di depan rumah mewah milik Yasser. Security membuka gerbang.

"Den Zain udah pulang?? Kok gak beri tau rumah dulu?"

"Mendadak pak pulangnya. Ayah sama bunda ada kan??" Tanya Zain dari dalam mobil.

"Ada den."

Hari yang tepat sesuai jadwal. Biasanya hari begini ayah dan bundanya libur kerja.

"Yaudah bilang ke mereka kalok saya dateng."

"Baik den." Satpam rumah itu segera menyuruh satpam dalam untuk memberi tau bahwa Zain telah pulang.

Setelah turun dari mobil mereka masuk ke dalam rumah. Duduk di ruang keluarga.

Keyla menggenggam tangan Zain erat erat. Tangan Keyla sudah sangat dingin.

"Kamu sama oma ya?" Suruh Zain.

Lalu Keyla mendekat ke omanya. Yasser dan Misca keluar dari kamar.

Maaf bunda Keyla bawa daddy ke sini. Aku lakuin ini karna aku butuh bantuan dan dukungan daddy.

Seketika Misca dan Yasser mematung melihat keadaan di ruang keluarganya.

"Apa apaan ini?! Ngapain anda kemari!!" Yasser langsung kepancing emosinya. Alroy melirik ke arah Misca.

"Aku disini hanya ingin meminta pertanggung jawabban!! Dan saya harap kita bisa berbicara di tempat yang lebih pribadi? Sambil mengajak Zain??"

Brengsek! Ngapain dia kesini!  Batin Yasser

"Pertanggung jawaban apa?"

"Pertanggung jawaban atas apa yang anakmu lakukan kepada putri kandungku!! Aku harap kita tidak membicarakannya disini?!!"

"Baiklah, ikutti aku." Ucap Yasser mencoba tetap tenang, dan membawa Alroy bersama Zain ke ruang kerjanya.

"Mom Jena?" Lirih Misca.

"Misca.. ya Tuhan aku sangat merindukanmu nak."

"Mom apa yang terjadi? Keyla sayang.. kau sudah pulang? Bersama Zain? Apa yang terjadi sebenarnya? Kenapa kau bisa bertemu Zain kembali Key?" Tanya Misca kebingungan.

"Tenangkan dirimu Misca. Jangan memojokan Keyla. Ayo kita bicarakan dengan kepala dingin." Misca mengangguk membawa Keyla dan oma menuju halaman taman belakang.

Duduk di bangku taman. Di bawah rindangnya pohon mangga.

"Keyla sayang.. kenapa dia ada disini? Kenapa mom?" Tanya Misca tak terima.

"Maaf bunda.. Keyla butuh daddy. Keyla juga butuh dukungan bunda. Keyla takut.." Keyla menunduk. Menangisi semua kehidupannya yang kacau.

"Bunda .. bantu Keyla buat bisa hidup sebagai keluarga kecil bersama Zain, bunda.. Keyla ingin Zain menikahi Key. Secepatnya.." ucapnya sabil terisak.

"Kenapa secepat itu? Jangan menangis sayang.. bunda juga sudah mencoba membujuk ayahmu. Tapi dia tetap kekeh tak terima hubungan kalian." Terang  Misca.

I Love My Stepbrother 2 ✔Baca cerita ini secara GRATIS!