23 - Sehari-hari.

6.8K 431 27

"ZAINNN!! Pakein baju Vian dong.."

"Iya Key

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Iya Key.." sedangkan Keyla sedang memandikan Vira.

"Jangan lupa kasih minyak biar badannya anget, terus kasih bedak. Barangnya udh di meja. Terus kamu pilihhin baju buat dia sekalian." Teriak Keyla dalam kamar mandi.

"Iyaa sayang.."

Zain mulai kebingungan.

"Bedakk.. minyak? Vian sayang, aduh kasian banget anak papi merenung, sendirian di kasur.. sini sama papi dulu."

Untung undah di pakek in popok.

Zain mengangkat badan Vian supaya mendekat. Karna sekarang Vian banyak polah.

Setelah Zain selesai medandani jagoannya.

"Astagaaa Zainn?? Kamu apain anak kita?" Teriak Keyla tak begitu kencang, spontan Vira langsung menyembunyikan kepalanya di pundak Keyla. Cute.

"Apa sih sayang.. aku cuma foto dia. Lucu tauk." Ucap Zain lalu mengambil gambar Vian.

"Ya kamu foto sama bonekanya Vira segala??"

"Lah mirip bokongnya sayang.. lucu, mau aku kirim ke Kevin. Dia mau liat Vian."

"Ihh kamu gak bisa dandanin anak biar ganteng."

Setelah Keyla selesai memandikan Vira

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah Keyla selesai memandikan Vira. Dia segera mengganti baju Vian dengan baju yang lebih nyaman. Padahal yang Zain pakaikan ke Vian itu baju pergi. Lalu bergantian memakaian popok,Minyak dan bedak ke tubuh Vira dan memakaikan baju anaknya.

Zain hanya memperhatikan Keyla yang sudah mahir.

"Nihh kamu jaga anaknya, aku mau buang bekas popok mereka nih. Anaknya di jaga. Jangan di aneh anehhin, barusan mandi!!" Omel Keyla. Semenjak menjadi ibu Keyla lebih cerewet dan khawatiran. Sedangkan Zain selalu teledor, gak bisa dandanin anaknya, dan jahil.

Segitu berbahayanya gue buat anak gue sendiri. Elahh Key.. Keyy..

10 menit Keyla tak kunjung balik ke kamar. Kejailan Zain mulai muncul.

"Ehh jangan deket deket sayang. Nanti kalian jambak jambakan lagi." Zain sedikit memberi guling sebagai pembatas mereka.

Mana bisa jambak jambakan? Ah bodo, gue kan cuma ngingetin mereka siapa tau malah cakar cakaran(?)

I Love My Stepbrother 2 ✔Baca cerita ini secara GRATIS!